IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai menunjukkan langkah serius dalam memperkuat perannya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini seiring adanya sinyal dukungan dari Otorita IKN terhadap pengembangan sejumlah kawasan strategis di wilayah tersebut.
Dukungan tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi PPU untuk mengoptimalkan potensi daerah, terutama dalam mendukung kebutuhan logistik, industri, hingga pangan bagi ibu kota baru Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara, Tohar, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Otorita IKN telah mengarah pada respons yang menggembirakan terkait rencana pengembangan kawasan mitra.
“Otorita IKN sudah memberikan sinyal positif untuk membantu pengembangan kawasan sebagai daerah penyangga,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara Tohar, Selasa 21 April 2026, ketika ditanya menyangkut penerapan daerah mitra IKN di Penajam.
Ia menjelaskan, terdapat tiga kawasan utama yang diusulkan sebagai bagian dari daerah mitra IKN, yakni Kawasan Industri Buluminung (KIB), Pelabuhan Benuo Taka, serta Kecamatan Babulu.
“Kawasan itu yakni Kawasan Industri Buluminung (KIB), Pelabuhan Benuo Taka, dan Kecamatan Babulu,” tambahnya.
Menurut Tohar, masing-masing kawasan memiliki peran strategis yang berbeda namun saling melengkapi. Kecamatan Babulu, misalnya, diproyeksikan sebagai penopang kebutuhan pangan IKN karena dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Kawasan Industri Buluminung dan Pelabuhan Benuo Taka tidak hanya berfungsi sebagai jalur distribusi logistik, tetapi juga berpotensi berkembang menjadi pusat industri penyangga ibu kota baru.
Kedua kawasan tersebut, lanjutnya, berlokasi di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, yang dinilai sangat strategis dalam mendukung arus barang dan kebutuhan logistik menuju IKN.
Dengan potensi yang dimiliki, ketiga kawasan tersebut diyakini mampu menjadi tulang punggung dalam mendukung operasional dan kebutuhan dasar Ibu Kota Nusantara di masa mendatang.