IKNPOS.ID – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi faktor krusial agar proses pemindahan pusat pemerintahan dapat berlangsung sesuai rencana.
“Percepatan pembangunan faktor penting agar pemindahan pusat pemerintahan dapat berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Ahmad Muzani ketika meninjau pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin.
Ia menjelaskan, kesiapan infrastruktur dasar seperti jalan, jaringan utilitas, serta konektivitas transportasi sangat berpengaruh terhadap kelancaran operasional lembaga negara di ibu kota baru tersebut.
Menurut dia, progres pembangunan IKN saat ini menunjukkan percepatan yang cukup signifikan dibandingkan kunjungan sebelumnya pada akhir 2024. Hal ini terlihat dari sejumlah fasilitas pemerintahan yang sudah memasuki tahap akhir pengerjaan, termasuk kawasan perkantoran, tempat ibadah, dan infrastruktur dasar.
Selain itu, pembangunan gedung bagi lembaga legislatif dan yudikatif telah memperoleh persetujuan pemerintah dan mulai dikerjakan, guna melengkapi keberadaan lembaga eksekutif yang lebih dahulu dibangun.
Kehadiran tiga cabang kekuasaan di IKN, lanjutnya, menjadi elemen penting untuk memastikan sistem pemerintahan berjalan secara utuh dan terintegrasi.
Ia juga menilai percepatan pembangunan mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang lengkap. Konsistensi pelaksanaan proyek diharapkan terus dijaga agar target operasional penuh pada 2028 dapat tercapai.
Pemerintah, kata dia, merencanakan pemindahan lembaga negara dilakukan secara bertahap seiring rampungnya fasilitas utama, termasuk gedung kementerian, lembaga legislatif, lembaga yudikatif, serta sarana pendukung aktivitas pemerintahan.
MPR RI akan mulai berkantor di IKN setelah kawasan legislatif siap digunakan, dengan jadwal pemindahan yang disesuaikan dengan progres pembangunan yang telah ditetapkan.