Namun demikian, Bungaran mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya mempertahankan produksi, tetapi juga memastikan keberlanjutan swasembada secara konsisten.
Sebagai penutup, Prof. Sembiring menegaskan bahwa dalam isu pangan, setiap narasi memiliki konsekuensi besar terhadap arah kebijakan nasional.
“Ketika fakta surplus diabaikan, data kredibel ditolak, dan narasi impor terus didorong, maka publik berhak mempertanyakan motif di baliknya.”