Langkah ini sangat selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program prioritas Presiden memang sangat fokus pada penguatan ketahanan pangan nasional. Padi Gogo hadir sebagai solusi alternatif yang cerdas untuk meningkatkan produksi beras tanpa harus bergantung sepenuhnya pada lahan sawah irigasi.
Kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk gigi kolaborasi lintas instansi. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Bank Indonesia (BI), Wakil Bupati Kutai Kartanegara, unsur TNI-Polri, hingga mitra raksasa seperti PT Pupuk Kalimantan Timur dan Pertamina Hulu Mahakam. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga membangun ekosistem kehidupan yang berkelanjutan.
Masa Depan Petani Ibu Kota: Lebih Kompak dan Modern
Dengan melibatkan sekitar 20 orang petani dalam kelompok tani Mekar Jaya, manajemen lahan menjadi lebih efektif dan terukur. Basuki Hadimuljono optimis bahwa kekompakan kelompok tani ini akan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Nusantara.
Otorita IKN berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pertanian berbasis konservasi. Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem pertanian yang produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dengan suksesnya panen perdana ini, Nusantara telah membuktikan diri siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*)