Home Borneo Intimidasi Wartawati Disway di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Permohonan Maaf
Borneo

Intimidasi Wartawati Disway di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Permohonan Maaf

Share
Intimidasi wartawan di Kantor Gubernur Kaltim
Suasana Kantor Gubernur Kalimantan Timur tempat terjadinya dugaan intimidasi terhadap jurnalis.Foto:Disway
Share

Ia menyebut insiden tersebut murni akibat kesalahpahaman komunikasi antara personel keamanan dan awak media di lokasi kejadian yang saat itu sedang dalam kondisi dinamis.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan atau miskomunikasi anggota saya di lapangan kemarin kepada MS (Mayang Sari),” ucap Alan.

Pihak perusahaan penyedia jasa pengamanan berjanji akan memberikan pembekalan ulang bagi seluruh personel agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Komitmen ini diharapkan mampu menjaga sinergi antara aparat pengamanan dan insan pers agar kebebasan pers di lingkungan pemerintahan tetap terjaga tanpa ada lagi rasa takut akan intimidasi.

Latar Belakang: Protes Kebijakan Anggaran dan Isu Dinasti

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur memadati Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim untuk memprotes kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud. Aksi yang berlangsung sejak pagi hingga petang ini melibatkan sekitar 2.500 orang, terdiri dari elemen masyarakat umum dan mahasiswa. Mereka mendesak DPRD Kaltim melakukan audit total terhadap penggunaan anggaran daerah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat, termasuk mengendus adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam birokrasi.

Kemarahan publik memuncak dipicu oleh pengadaan kendaraan dinas mewah Range Rover senilai Rp 8,5 miliar serta rencana renovasi rumah jabatan yang menelan biaya Rp 25 miliar. Padahal, saat yang sama, Pemerintah Provinsi justru mengalihkan beban iuran BPJS Kesehatan bagi puluhan ribu warga tidak mampu kembali ke pemerintah kabupaten/kota. Koordinator aksi, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa kebijakan tersebut melukai hati masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit, sehingga massa menuntut KPK untuk turun tangan mengusut tuntas seluruh kebijakan anggaran tersebut.

Meskipun Gubernur Rudy Mas’ud telah mengembalikan mobil dinas mewah tersebut setelah mendapat tekanan publik dan konsultasi dengan lembaga pengawas, tensi massa tetap tinggi. Selain masalah fasilitas jabatan, demonstran juga menyoroti menguatnya narasi dinasti politik di Kalimantan Timur.

Share
Related Articles
Tuntutan Mundur Gubernur Rudy Mas’ud
Borneo

Ketika Gelombang Desakan Mundur untuk Rudy Masud Melecut Akuntabilitas Publik di Kaltim

IKNPOS.ID – Atmosfer politik di Kalimantan Timur memanas setelah Aliansi Rakyat Kaltim...

Borneo

Percepatan Pembangunan IKN Dinilai Kunci Kelancaran Pemindahan Pemerintahan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara...

Borneo

Potensi Perikanan Tangkap Penajam Paser Utara Dukung Kebutuhan IKN

Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi besar pada...