Catatan Dahlan Iskan

Fisika Arco

Share
Oleh: Dahlan Iskan
Share

Oleh: Dahlan Iskan

Saya tertegun ketika tiba di depan dinding yang memajang ilustrasi ini: gerobak dengan satu roda di bagian depannya. Gerobaknya terbuat dari kayu. Rodanya pun dari kayu.

Teknologi gerobak dengan satu roda ternyata sudah dipakai sejak 1.000 tahun lalu. Yakni ketika Tiongkok membangun Great Canal di tahun 1000. Lihatlah: alat angkut tersebut sudah dipakai. Berarti sudah ditemukan jauh sebelum itu.

Beberapa kali saya tertegun di museum Great Canal di kota kecil Huai An, bagian utara provinsi Jiangshu. Sebagai kota kecamatan kok punya museum seperti ini. Ketika Anda masuk ruang pertama langsung diarahkan naik trap. Sampailah ke anjungan. Anda menghadap layar yang besar dan luasnya selebar dan seluas dinding.

Di situ Anda berpegangan pada pagar besi, seolah sedang di anjungan kapal. Setelah semua orang berpegangan layar di dinding depan Anda berubah jadi sungai. Anda serasa berada di sebuah kapal yang sedang mengarungi laut. Itu bukan laut. Itu sungai. Kanal. Sungai buatan manusia. Di situ digambarkan perairannya sangat luas untuk mendapatkan efek dramatis: bahwa kanal itu bisa untuk berlayar banyak kapal.

Sambil tetap berdiri di tempat, Anda serasa dibawa berlayar dari ujung kanal itu: di kota Hangzhou. Anda diajak menyusuri sungai ke arah kota Suzhou. Terus ke utara melewati kota Wuxi. Ke utara lagi melewati kota Yangzhou. Lalu sampailah di kota Huai An. Kapal berhenti di situ.

Fisika Arco

Di museum ini Anda tidak hanya melihat peninggalan benda-benda kuno. Anda diajak aktif menyusuri sungai sepanjang 1.800 kilometer hanya dalam waktu 10 menit. Kadang digambarkan gelombangnya agak besar dan Anda seperti merasakan bergoyang seakan nyaris terlempar ke sungai.

Dari Huai An Anda diajak melanjutkan perjalanan lebih ke utara sampai akhirnya tiba di kota Beijing. Tujuan utama kapal-kapal yang lewat kanal itu memang Beijing: membawa bahan makanan ke ibu kota.

Ketika layar padam barulah Anda tersadar bahwa Anda masih berada di tempat berdiri. Anda masih di dalam museum.

Gerobak satu roda itu sekarang, di Indonesia, disebut arco. Terbuat dari besi dan lembaran besi. Rodanya ban karet.

Share
Related Articles
Da Yunhe
Catatan Dahlan Iskan

Da Yunhe

Oleh: Dahlan Iskan Pertama, karena saya tidak menyangka kota kecil ini melahirkan...

Jalan Makmur
Catatan Dahlan Iskan

Jalan Makmur

Oleh: Dahlan Iskan Kalau saja kemakmuran bisa menular, maka yang punya potensi...

Halo Wani
Catatan Dahlan Iskan

Halo Wani

Oleh: Dahlan Iskan Tidak mudah menjadikan Halo BCA juara dunia Contact Center...

Juara Dunia
Catatan Dahlan Iskan

Juara Dunia

Oleh: Dahlan Iskan Sepatu harus dicopot. Ganti sandal: sandal halo. HP tidak...