Kualitas Udara IKN Disebut Sangat Sehat
Salah satu keunggulan yang sering disampaikan pemerintah terkait IKN adalah kualitas udara yang jauh lebih baik dibandingkan kota besar seperti Jakarta.
Basuki bahkan mengklaim bahwa kualitas udara di kawasan IKN berada pada level yang sangat sehat.
“Anak-anak kita di Jabodetabek rentan penyakit. Tapi di sana (IKN) kualitas udara di level 6. Sangat sehat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada kondisi udara di kawasan IKN yang masih didominasi hutan dan ruang hijau.
Dengan konsep kota hutan atau forest city, pemerintah berharap kualitas lingkungan tetap terjaga meski pembangunan terus berlangsung.
Gelombang Perpindahan ASN ke IKN Segera Dimulai
Sementara itu, pemerintah juga mulai menyiapkan skenario pemindahan ASN ke IKN secara bertahap.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, menjelaskan bahwa tahap awal perpindahan akan melibatkan sekitar 1.700 ASN.
Jumlah tersebut disesuaikan dengan ketersediaan hunian yang telah disiapkan pemerintah di kawasan ibu kota baru.
Menurut Anas, setiap ASN yang telah berkeluarga nantinya akan mendapatkan satu unit apartemen sebagai tempat tinggal.
Sebelumnya, pemerintah sempat menyiapkan skenario lain yang memungkinkan lebih banyak ASN pindah dalam waktu lebih cepat.
Jika sistem hunian berbagi atau sharing diterapkan, jumlah ASN yang bisa pindah diperkirakan mencapai sekitar 3.200 orang.
Namun setelah melalui rapat terbatas, Presiden memutuskan agar ASN yang telah berkeluarga tidak perlu berbagi hunian.
“Sehingga dengan demikian jangan khawatir teman-teman yang muda, yang akan pindah, tidak akan sharing dan tetap dengan keluarga,” kata Anas.
Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kenyamanan para ASN yang akan menetap di ibu kota baru.
Pembangunan Hunian ASN di IKN
Kesiapan hunian menjadi salah satu faktor utama dalam proses pemindahan ASN.
Pemerintah memastikan bahwa pembangunan apartemen untuk ASN terus dikebut agar siap digunakan.
Menurut data terbaru, hingga Oktober nanti diperkirakan akan tersedia sekitar 47 tower hunian di kawasan IKN.
Sebagian dari tower tersebut akan digunakan untuk tempat tinggal ASN, sementara sebagian lainnya disiapkan untuk personel TNI dan Polri.
“Berbagai skenario by name by address telah kami siapkan. Tentunya kami menyesuaikan dengan hunian yang disiapkan di IKN ini,” jelas Anas.