Selain fokus pada keamanan fisik, kolaborasi ini juga mencakup pengawasan siber dan edukasi hukum bagi masyarakat luas. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, pemantauan wilayah kini dilakukan secara lebih cerdas dan responsif.
Dengan komitmen baja antara Pemkab dan Polda, Barito Utara optimis mampu menjadi daerah percontohan di Kalimantan Tengah dalam hal sinkronisasi kebijakan keamanan yang mampu memberikan rasa tenang bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Selama ini, katanya, hubungan kerja sama antara Pemkab Barito Utara dan Polri telah terjalin dengan baik, dan menjadi kekuatan besar dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab telah menyalurkan bantuan hibah kepada Polres Barito Utara, baik berupa kendaraan operasional maupun pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana kepolisian,” kata Felix.
Dia mengatakan, pemberian dana hibah ini telah melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran.
“Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan kinerja kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah dia.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kunjungan kerja Wakapolda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.
“Kami berharap kunjungan ini membawa kesan yang baik dan semakin mempererat hubungan kerja sama yang harmonis antara pemerintah daerah dan kepolisian,” ujar Felix Sonadie.