Home Borneo Anggaran Rp25 Miliar Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Kaltim Jadi Sorotan, Ketua DPRD Mengaku Belum Tahu Detailnya
Borneo

Anggaran Rp25 Miliar Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Kaltim Jadi Sorotan, Ketua DPRD Mengaku Belum Tahu Detailnya

Share
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud
Share

Gubernur Kaltim Jelaskan Alasan Renovasi Rumah Jabatan

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud telah memberikan penjelasan terkait polemik anggaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut telah melalui prosedur yang berlaku dalam sistem pemerintahan.

Menurut Rudi, salah satu alasan utama renovasi adalah kondisi rumah jabatan yang sudah lama tidak ditempati sehingga memerlukan pembenahan besar.

“Rumah jabatan ini puluhan tahun tidak ditempati. Tentu banyak hal yang harus dibenahi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (6/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa proses penganggaran dilakukan secara transparan dan melalui tahapan yang jelas.

Mulai dari pembahasan internal pemerintah daerah, hingga persetujuan berbagai pihak terkait.

“Semuanya prosesnya sesuai SOP, dianggarkan, dibahas di TAPD, dibahas dengan DPR, dan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri. Intinya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Namun ketika diminta menjelaskan lebih jauh mengenai rincian teknis anggaran tersebut, Rudi memilih menyerahkan penjelasan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Nanti teknis bicara sama TAPD,” ujarnya singkat.

Anggaran Tak Hanya untuk Renovasi Fisik

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menjelaskan bahwa anggaran yang dipersoalkan publik tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk renovasi bangunan rumah jabatan.

Menurutnya, anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional yang berkaitan dengan aktivitas kepala daerah.

“Item-nya banyak sekali, ada bensin, solar, makan, minum, dan lainnya. Itu hal yang lumrah dan biasa,” ujar Seno di Balikpapan, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan standar yang juga diterima oleh kepala daerah lainnya di Indonesia.

“Semua kepala daerah mendapatkan hal yang sama. Jadi itu tidak hanya untuk renovasi,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Inaproc Kalimantan Timur, anggaran lebih dari Rp25 miliar tersebut terbagi dalam sedikitnya 57 item belanja yang dialokasikan pada tahun 2025.

Beberapa di antaranya meliputi:

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....