“Arab Saudi ingin memastikan kedatangan jemaah lebih tertib dan akomodasinya jelas. Ini juga untuk melindungi jemaah dari paket umrah yang tidak realistis atau tidak lengkap,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar selektif memilih biro perjalanan resmi dengan paket yang transparan.
“Kami mengingatkan calon jemaah agar memastikan paket umrah mencakup tiket, hotel, transportasi, konsumsi, dan layanan lainnya sebelum berangkat,” kata Fauzin.
Kementerian Haji dan Umrah RI berharap penerapan ketentuan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan jemaah Indonesia sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah umrah selama Ramadan berlangsung aman, nyaman, dan tertib.







