Home News Pemerintah Iran Umumkan Ali Khamenei ‘Syahid’ Usai Kediamannya Luluh Lantak Dihantam 30 Bom
News

Pemerintah Iran Umumkan Ali Khamenei ‘Syahid’ Usai Kediamannya Luluh Lantak Dihantam 30 Bom

Share
Iran umumkan Ali Khamenei syahid
Pemerintah Iran resmi umumkan Ali Khamenei 'syahid' akibat serangan 30 bom AS-Israel.Foto:X@taremp
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Republik Islam Iran akhirnya mengakhiri spekulasi global dengan mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Melalui saluran resmi IRIB, Teheran menyatakan bahwa sang pemimpin revolusi tersebut gugur atau “syahid” tepat di meja kerjanya saat serangan udara masif menghantam kompleks kediaman Beit Rahbari, Sabtu dini hari.

“Pemimpin bangsa, Yang Mulia Ayatollah Khamenei, telah syahid dalam operasi militer bersama yang dilancarkan Amerika Serikat dan rezim Zionis,” bunyi pernyataan resmi yang dirilis melalui Nour News dan IRIB pada Minggu, 1 Maret 2026.

Masa Berkabung dan Penghormatan Terakhir

Menanggapi kepergian tokoh yang telah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade ini, pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Sebagai bentuk penghormatan bagi sang “ulama pejuang”, Teheran juga memberlakukan libur nasional selama tujuh hari ke depan guna memberikan ruang bagi rakyat Iran untuk berkabung.

Ironisnya, serangan fatal ini terjadi tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melaporkan adanya kemajuan positif dalam perundingan nuklir di Jenewa. Pihak Iran mengecam keras tindakan militer di bawah pemerintahan Donald Trump tersebut sebagai bentuk pengkhianatan di tengah proses diplomasi yang sedang berjalan.

Duka Keluarga di Jantung Revolusi

Konfirmasi resmi ini juga memvalidasi laporan tragis mengenai gugurnya keluarga inti Khamenei. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan IRGC melaporkan bahwa putri, menantu, hingga cucu sang Ayatollah turut menjadi korban dalam gempuran 30 bom yang meluluhlantakkan kompleks kediaman tersebut.

Wafatnya Ali Khamenei menandai akhir dari sebuah era panjang di Iran, namun diprediksi justru akan memicu eskalasi baru di Timur Tengah. Saat ini, dunia internasional dalam posisi siaga penuh menantikan potensi balasan dari militer Iran, sementara Israel dilaporkan terus melanjutkan serangan yang menargetkan sistem pertahanan udara dan rudal balistik di berbagai titik strategis Iran.

Share
Related Articles
News

Cak Imin: Kesehatan Mental Harus Jadi Agenda Strategis Nasional

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan, isu kesehatan mental perlu...

Jemaah Haji Indonesia
News

Saudi Perketat Aturan Umrah Ramadan, Kemenhaj Minta PPIU Patuh pada Paket Resmi

Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah pada puncak Ramadan...

News

BI Optimistis Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian serta fragmentasi yang...

Guncangan di Washington: Indonesia Tinjau Ulang Impor Energi $15 Miliar  
News

Guncangan di Washington: Indonesia Tinjau Ulang Impor Energi $15 Miliar  

IKNPOS.ID - Langkah sigap diambil oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...