Memimpin Pasukan Merah TBBR
Saat ini Panglima Jilah menjabat sebagai pemimpin Pasukan Merah TBBR.
Organisasi ini dikenal sebagai kelompok yang aktif dalam menjaga adat istiadat Dayak sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.
Di bawah kepemimpinannya, Panglima Jilah memimpin lebih dari 44 ribu anggota pasukan yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan.
Kemampuan oratorinya yang kuat membuatnya sering tampil memimpin berbagai aksi sosial maupun kegiatan adat yang berkaitan dengan pelestarian budaya Dayak.
Simbol Perjuangan Masyarakat Dayak
Kini, Panglima Jilah tidak hanya dikenal sebagai pemimpin organisasi adat, tetapi juga sebagai simbol perjuangan masyarakat Dayak di Pulau Kalimantan.
Kehadirannya di kediaman Jokowi di Solo menunjukkan komitmen masyarakat adat untuk memastikan pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur modern, tetapi juga menghormati identitas budaya lokal yang telah lama hidup di wilayah tersebut.






