IKNPOS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat langkah kesiapsiagaan bencana di kawasan perairan Desa Api-Api, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
BMKG berencana memasang alat peringatan dini tsunami atau tsunami early warning system (TEWS) di perairan Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
“TEWS ditargetkan terpasang 2026 dan saat ini masih proses lelang,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, Senin, 2 Maret 2026, dikutip Antara.
Sebelumnya, Pemkab PPU telah mengajukan permohonan pemasangan TEWS kepada BMKG pada 2024, kemudian dilanjutkan dengan survei lokasi pada 2025.
Tim dari BMKG Pusat bersama BMKG Balikpapan melakukan peninjauan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten PPU. Hasilnya, lokasi pemasangan alat peringatan dini tsunami ditetapkan di pesisir Desa Api-Api, Kecamatan Waru.
Ia menjelaskan, perangkat yang akan dipasang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sistem peringatan dini tsunami, tetapi juga mampu mengirimkan data gelombang laut secara berkala yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan.
Pemasangan TEWS di wilayah perairan menjadi bagian dari upaya mitigasi potensi bencana sekaligus mendukung aktivitas masyarakat pesisir, khususnya nelayan, karena alat tersebut memantau kondisi gelombang laut secara waktu nyata (real time).
Menurut dia, keberadaan TEWS juga akan mempermudah penyebaran informasi cuaca kepada masyarakat, terutama nelayan ketika terdapat potensi gelombang tinggi.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten PPU menyampaikan apresiasi atas langkah BMKG yang telah menindaklanjuti usulan pemasangan alat peringatan dini tsunami tersebut.







