IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya fokus pada infrastruktur dan gedung pemerintahan. Otorita IKN menargetkan sekitar 164.000 hektare kawasan lindung sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kota masa depan yang hijau dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
IKN sendiri dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan total luas mencapai 324.332 hektare, terdiri dari daratan sekitar 256.142 hektare dan perairan laut 68.189 hektare. Sementara itu, luas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sekitar 6.671 hektare.
75 Persen Wilayah IKN Ditargetkan Ruang Hijau
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol. Edgar Diponegoro, menegaskan pembangunan IKN mengacu pada mandat undang-undang yang menetapkan 75 persen wilayah sebagai ruang hijau.
Rinciannya:
- 65 persen kawasan lindung
- 10 persen kawasan ketahanan pangan
Namun hingga kini, luas kawasan lindung yang sudah tersedia baru sekitar 30.000 hektare. Artinya, masih ada pekerjaan besar untuk mencapai target 164.000 hektare tersebut.
124 Ribu Hektare Lahan Kritis Perlu Direhabilitasi
Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otorita IKN, Onesimus Patiung, mengungkapkan berdasarkan data kerja sama dengan Asian Development Bank (ADB), terdapat sekitar 124.000 hektare lahan kritis di kawasan IKN yang membutuhkan rehabilitasi.
Sebagian besar kerusakan berasal dari bekas tambang, di mana lapisan tanah subur (topsoil) tidak terselamatkan. Kondisi ini berpotensi memicu pencemaran logam berat dan kerusakan lingkungan jangka panjang.
Penanaman Pohon Masif dan Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk mengejar target kawasan lindung, Otorita IKN menjalankan sejumlah strategi, antara lain:
- Program penanaman pohon rutin dua pekan sekali oleh pegawai
- Kolaborasi dengan perusahaan dan masyarakat
- Rehabilitasi lahan kritis berbasis ekosistem hutan hujan tropis
Konsep yang diusung bukan hutan homogen, melainkan restorasi hutan hujan tropis Kalimantan dengan komposisi tanaman yang terencana.
Persemaian Mentawir Produksi 15 Juta Bibit per Tahun
Dukungan bibit tanaman dipasok dari Persemaian Modern Mentawir di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kapasitas produksinya mencapai 15 juta bibit per tahun.







