Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono juga mengambil langkah di luar proses hukum. Pada Selasa 3 Feberuari, ia diketahui mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersilaturahim sekaligus melakukan tabayun terkait materi stand up comedy “Mens Rea” yang menuai perhatian, khususnya menyangkut isu keagamaan.
Pandji menyebut kedatangannya ke MUI bertujuan untuk memberikan penjelasan secara langsung mengenai maksud dan konteks dari pertunjukan serta sejumlah materi yang disampaikannya di atas panggung.
“Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun, untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam,” ujar Pandji setelah pertemuan di kantor MUI tersebut di Jakarta, Selasa 3 Feberuari. *







