Home Borneo Upaya Tingkatkan Digitalisasi di Kabupaten Penyangga IKN, Kukar Gandeng Perbankan dan OJK
Borneo

Upaya Tingkatkan Digitalisasi di Kabupaten Penyangga IKN, Kukar Gandeng Perbankan dan OJK

Share
Share

IKNPOS.ID – Untuk meningkatkan digitalisasi keuangan agar terwujud efisiensi, keamanan, dan ekonomi inklusif, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggandeng perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur.

“Implementasi digitalisasi keuangan bukan hanya untuk masyarakat umum, tapi juga diterapkan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono, Rabu, 4 Februari 2026, dikutip Antara.

Implementasi serta gencarnya kampanye digitalisasi keuangan dalam beberapa tahun terakhir mendorong besarnya aktivitas transaksi ekonomi dan keuangan digital di kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sepanjang 2025, nilai transaksi digital tercatat mencapai Rp15 triliun.

Total transaksi digital sebesar Rp15 triliun tersebut bersumber dari tiga metode pembayaran. Pertama, transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mencapai Rp1,27 triliun, atau melonjak 200 persen dibandingkan tahun 2024.

Selanjutnya, transaksi melalui Uang Elektronik (UE) pada 2025 tercatat sebesar Rp831 miliar, mengalami kenaikan 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Transaksi Gunakan APMK Jadi Paling Dominan

Sementara itu, transaksi menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) menjadi yang paling dominan, dengan total nilai mencapai Rp12,9 triliun sepanjang 2025, atau meningkat 12 persen dibandingkan 2024.

Sehari sebelumnya, dalam pertemuan bersama Bank Kaltim, Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, serta OJK Kaltimra di Balikpapan, Sunggono menyampaikan bahwa forum tersebut juga bertujuan mendorong sinergi antar pemangku kepentingan guna meningkatkan efektivitas layanan publik serta transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Rangkaian kegiatan tersebut turut diisi dengan bimbingan teknis penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI), sebagai upaya memperkuat pemahaman pemerintah daerah dalam menjalankan sistem pelaporan berkelanjutan.

“Forum ini digelar dalam rangka mendukung penerapan sistem informasi pemerintahan daerah, sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019,” kata Sunggono.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....