Home Borneo Sambut Status Gerbang IKN: Pemkab PPU Siap Sulap Pelabuhan Penajam yang Kumuh Jadi Modern
Borneo

Sambut Status Gerbang IKN: Pemkab PPU Siap Sulap Pelabuhan Penajam yang Kumuh Jadi Modern

Share
Revitalisasi Pelabuhan Penajam IKN
Pemkab PPU segera merevitalisasi Pelabuhan Speedboat dan Klotok seluas 5 hektare. Langkah ini bertujuan mempercantik wajah Penajam sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).Foto:ANTARA/IST
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) serius berbenah diri seiring ditetapkannya wilayah mereka sebagai pintu gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Fokus utama pembenahan kini menyasar kawasan pesisir, yakni revitalisasi total pelabuhan speedboat dan klotok di Kecamatan Penajam yang selama puluhan tahun terkesan kumuh.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan bahwa perubahan wajah pelabuhan merupakan prioritas mendesak. Menurutnya, kawasan pinggir laut tersebut tidak mengalami perubahan signifikan selama 23 tahun terakhir, sehingga memerlukan sentuhan modernisasi untuk menyesuaikan standar sebagai “Gerbang Nusantara”.

Penataan Kawasan Seluas 5 Hektare

Rencana besar ini mencakup area penataan seluas kurang lebih 5 hektare. Proyek revitalisasi ini akan membentang dari kawasan pelabuhan hingga ke area di belakang Kantor Pos, dengan batas wilayah mencapai pipa Pertamina. Pemkab PPU menargetkan proses fisik penataan dapat dimulai pada tahun 2026 ini.

“Kami mengupayakan adanya perubahan nyata pada pelabuhan speedboat dan klotok dengan membangun kembali dermaga tersebut. Pemerintah daerah ingin mengubah wajah Penajam Paser Utara agar lebih representatif,” ujar Waris, Selasa (20/1/2026).

Saat ini, pemerintah daerah tengah membentuk tim khusus untuk mendata legalitas lahan milik warga di lingkungan RT 6, RT 7, dan RT 8 Kelurahan Penajam. Pemkab PPU juga sedang menyiapkan skema relokasi atau ganti rugi bagi masyarakat yang terdampak pembangunan tersebut.

Menghapus Kesan Kumuh Pintu Masuk IKN

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan lokasi IKN di Kecamatan Sepaku, Penajam memegang peranan vital dalam mobilitas logistik dan penumpang dari arah Balikpapan. Namun, kondisi pelabuhan saat ini dinilai sudah tidak layak untuk mendukung citra sebuah ibu kota baru.

“Penajam ini adalah gerbang. Sebagai Gerbang Nusantara, pintu masuk ini harus kami percantik. Kesannya saat ini masih kumuh sekali, padahal kabupaten ini sudah berdiri 23 tahun,” tambah Waris.

Upaya revitalisasi ini bukan sekadar memperindah estetika, melainkan juga untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan moda transportasi laut. Berdasarkan data operasional, pelabuhan klotok PPU kerap mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, bahkan menembus angka 1.000 penumpang saat hari libur nasional.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....