Home Borneo Proyek Pengendalian Banjir IKN Dimulai, 4 Sungai Jadi Prioritas
Borneo

Proyek Pengendalian Banjir IKN Dimulai, 4 Sungai Jadi Prioritas

Share
Penampakan banjir di Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur akibat hujan berhari-hari. Foto: tangkapan layar/@info_sepaku/IG
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda menyiapkan satu paket besar proyek pengendalian banjir di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek strategis ini akan mulai dikerjakan pada 2026 dengan skema kontrak tahun jamak (multi years contract) hingga 2028.

Program tersebut menjadi bagian dari Tahap II pengendalian banjir IKN, yang difokuskan pada penanganan terpadu di empat sungai utama, yakni Sungai Sanggai, Sungai Sepaku, Sungai Tengin, dan Sungai Seluang. Seluruh pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala BWS Kalimantan IV Samarinda, Andri Rachmanto Wibowo, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menyelesaikan proses perizinan kontrak tahun jamak. Setelah izin terbit, proyek akan segera memasuki tahap lelang.

“Proses tender diperkirakan memakan waktu sekitar tiga sampai empat bulan,” ujar Andri, Rabu (14/1/2026).

Fokus Sempurnakan Sistem

Pengendalian banjir di kawasan IKN, khususnya Kecamatan Sepaku, sebenarnya telah berjalan sejak 2022 hingga 2025. Tahap awal mencakup penanganan Sungai Sepaku, Sanggai, Seluang, Tengin, hingga Pemaluan.

Namun, masih terdapat beberapa segmen sungai yang belum tertangani akibat kendala pembebasan lahan. Karena itu, pekerjaan lanjutan pada tahap II dirancang sebagai satu paket terpadu agar sistem pengendalian banjir dapat berfungsi maksimal dan berkelanjutan.

“Kami optimistis seluruh pengendalian banjir bisa dituntaskan pada tahap kedua ini,” kata Andri.

Prioritas di Luar KIPP

Berbeda dengan tahap sebelumnya, fokus penanganan tahap II berada di luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Wilayah prioritas meliputi:

  1. RT 01 dan RT 02 Kelurahan Sepaku
  2. Anak Sungai Sepaku
  3. Sungai Seluang di Patok 52 Desa Sukaraja
  4. Sungai Sanggai

Ruang lingkup pekerjaan mencakup normalisasi sungai, pembangunan tanggul, peningkatan jembatan, serta pembangunan kolam retensi.

Seluruh infrastruktur dirancang untuk menghadapi debit banjir kala ulang 100 tahun (Q100), dengan luas wilayah perlindungan mencapai 3.055 hektare.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....