IKNPOS.ID – Sebagai pintu masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN), keberadaan Bandara Internasional Nusantara juga diprediksi akan berpengaruh pada perekonomian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).
Seperti diketahui, wilayah IKN berada di dua kabupaten, yakni Kabupaten PPU dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Jika bandara tersebut kelak sudah beroperasi penuh, Pemerintah Kabupaten PPU yakin akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian daerah.
“Bandara Internasional Nusantara akan menjadi daya tarik pelaku usaha berinvestasi,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PPU, Hadi Saputro, Rabu, 14 Januari 2026, dikutip Antara.
“Apalagi bandara juga diubah dari khusus menjadi komersial dan telah terkoneksi dengan jalan tol menuju IKN dan Jembatan Pulau Balang,” tambahnya.
Keberadaan Bandara Akan Tingkatkan Sektor Pajak dan Retribusi
Menurut Hadi, ketika sektor usaha tumbuh di sekitar Bandara Internasional Nusantara, maka akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan sektor pajak dan retribusi.
Pengoperasian Bandara Internasional Nusantara tersebut secara komersial bakal memacu pertumbuhan usaha sektor jasa transportasi, perdagangan, perhotelan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan lainnya.
Pembukaan penerbangan komersial akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berada di kawasan penyangga IKN, karena seiring meningkatnya mobilitas, daya beli dan pendapatan usaha ikut terdorong.
“Ketika Bandara Internasional Nusantara mulai beroperasi komersial bakal memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat maupun pendapatan asli daerah (PAD),” sebut Hadi.







