IKNPOS.ID – Kabar baik datang bagi calon jemaah haji di Kabupaten Paser. Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan progres menggembirakan. Hingga Selasa (13/1/2026), tingkat pelunasan telah menembus sekitar 90 persen dari total kuota jemaah haji reguler.
Data tersebut disampaikan langsung oleh Kantor Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Paser, yang mencatat mayoritas jemaah telah menyelesaikan kewajiban pembiayaan hingga tahap kedua.
Kepala Kantor PHU Kabupaten Paser, Abdurrahman, menjelaskan bahwa dari total 604 kuota jemaah reguler, sebanyak 547 jemaah telah melakukan pelunasan BIPIH.
“Pelunasan dibagi dua tahap. Tahap pertama diikuti 384 jemaah, sedangkan tahap kedua 163 jemaah. Jadi total yang sudah melunasi sampai hari ini ada 547 jemaah,” ujar Abdurrahman.
Dengan capaian tersebut, hanya sebagian kecil jemaah yang masih belum menyelesaikan pembayaran, menandakan kesiapan keberangkatan haji 2026 di Paser semakin matang.
Abdurrahman menjelaskan, BIPIH merupakan bagian dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang wajib dibayarkan langsung oleh jemaah. Nilai BIPIH yang dibayarkan telah dikurangi manfaat dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Untuk musim haji 2026, pemerintah menetapkan besaran BIPIH sebesar Rp55.575.922 per jemaah.
Biaya tersebut mencakup:
- Tiket penerbangan pergi–pulang
- Akomodasi di Makkah dan Madinah
- Biaya hidup (living cost)
- Sebagian layanan ibadah di kawasan Masyair
Seperti tahun-tahun sebelumnya, calon jemaah haji asal Kabupaten Paser akan diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan. Namun terkait jadwal keberangkatan resmi dan teknis pelaksanaan haji, PHU Paser masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
“Untuk jadwal keberangkatan, saat ini masih digodok oleh pusat. Jika sudah ada keputusan resmi, akan segera kami sampaikan kepada seluruh jemaah,” jelas Abdurrahman.
Dengan progres pelunasan yang hampir tuntas, Kabupaten Paser menjadi salah satu daerah yang menunjukkan kesiapan tinggi menyambut musim haji 2026. Jemaah pun diimbau terus memantau informasi resmi dan mempersiapkan kesehatan serta administrasi sejak dini agar ibadah haji dapat berjalan lancar dan khusyuk.







