Home Borneo Dampak Melemahnya CPO, Harga Buah Sawit di Provinsi Penyangga IKN Turun
Borneo

Dampak Melemahnya CPO, Harga Buah Sawit di Provinsi Penyangga IKN Turun

Share
Share

IKNPOS.ID – Sebagai akibat dari melemahnya harga crude palm oil (CPO) yang turun 1,18 persen dalam periode yang sama, Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode I atau pada 1-15 Januari 2026 mengalami penurunan ketimbang periode sebelumnya.

Harga minyak sawit mentah atau CPO tertimbang periode II (16-31 Desember 2025) Rp13.921,45 per kilogram (kg), turun menjadi Rp13.886,58 di periode I Januari 2026, sehingga hal ini berpengaruh pada penurunan harga TBS hingga menjadi Rp3.175,54 per kg.

“Harga Rp3.175,54 per kg ini merupakan TBS yang dipanen dari pohon umur 10 tahun ke atas, sedangkan TBS dari umur tanam di bawahnya, harganya sedikit lebih rendah,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, Ahmad Muzakkir, Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurutnya, harga tersebut merupakan hasil penetapan oleh tim yang terdiri dari lintas sektor, antara lain Dinas Perkebunan Kaltim, perwakilan beberapa kelompok pekebun, dan perwakilan dari berbagai perusahaan sawit.

Muzakkir juga menjelaskan, penetapan harga sengaja diarahkan melibatkan lintas sektor, tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan, yakni agar harga tidak terlalu rendah yang merugikan pekebun, begitu pula sebaliknya.

Harga TBS sebesar itu hanya berlaku bagi kebun plasma atau kebun kemitraan, termasuk kebun swadaya masyarakat yang bermitra dengan pabrik, sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/ Permentan 120/1/2018.

Atas dasar tersebut, maka ia mengajak pekebun membentuk kelompok dan bermitra dengan pabrik pengolahan minyak sawit, agar harga penjualan TBS tidak dipermainkan oleh tengkulak, karena jika petani berorganisasi maka akan kuat secara kelembagaan.

“Sedangkan rincian harga TBS yang dipanen dari pohon di bawah umur 10 tahun periode 1-15 Januari 2026 adalah TBS dipanen dari pohon umur tiga tahun Rp2.796,53 per kg, turun ketimbang periode sebelumnya yang seharga Rp2.828,62 per kg,” ujarnya.

TBS dari pohon umur empat tahun Rp2. 982,31, turun ketimbang periode sebelumnya yang seharga Rp3.017,16, dari pohon umur lima tahun seharga Rp3.000,36 per kg atau turun ketimbang sebelumnya yang sebesar Rp3.035,81 per kg, dari pohon umur enam tahun seharga Rp3.032,69, turun ketimbang sebelumnya yang seharga Rp3.068,35 per kg.

Share
Related Articles
Borneo

Peringatan Hari Otda ke-30, Pemkab PPU Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan dan Pembangunan

Pemkab PPU melakukan apel dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30...

Borneo

Penajam Paser Utara Tancap Gas Jadi Mitra Strategis IKN, Proyek Investasi Siap Tawar Bikin Investor Melirik

IKNPOS.ID - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin serius memposisikan diri sebagai...

Borneo

Otorita IKN Dorong Kolaborasi Industri Konstruksi lewat Business Matching

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka ruang kolaborasi bagi pelaku industri konstruksi...

Borneo

Penajam Paser Utara Bidik Investor IKN, Siapkan Proyek Siap Tawar dan Kepastian Lahan

Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis investasi di kawasan...