Home Society IKN ASN Ramai ke IKN, Pertumbuhan Penduduk Justru Tertinggi di Kecamatan Penajam, Bukan Sepaku
Society IKN

ASN Ramai ke IKN, Pertumbuhan Penduduk Justru Tertinggi di Kecamatan Penajam, Bukan Sepaku

Share
Share

IKNPOS.ID – Meski ribuan aparatur sipil negara (ASN) kini telah bertugas di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), ternyata lonjakan jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak terjadi di Kecamatan Sepaku, yang menjadi jantung pemerintahan baru Indonesia.

Faktanya, pertumbuhan penduduk tertinggi justru terjadi di Kecamatan Penajam.

Data ini diungkap langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU, Waluyo, dalam keterangan resminya pada Rabu (15/10/2025).

“Mungkin banyak yang berasumsi karena ada IKN, maka banyak pendatang di Sepaku. Tapi faktanya, pertumbuhan penduduk tertinggi tetap di Kecamatan Penajam,” ujar Waluyo.

Data Resmi: Pertumbuhan Penduduk PPU Masih Terkendali

Berdasarkan data Disdukcapil PPU, hingga semester I tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 203.661 jiwa.

Angka ini naik sekitar 1.594 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 202.067 jiwa.

Jika dirinci per kecamatan, sebaran jumlah penduduk adalah sebagai berikut:

  • Kecamatan Penajam: 99.233 jiwa

  • Kecamatan Sepaku: 41.956 jiwa

  • Kecamatan Babulu: 40.900 jiwa

  • Kecamatan Waru: 21.550 jiwa

Kecamatan Penajam menjadi wilayah dengan populasi tertinggi, baik dari sisi jumlah maupun laju pertumbuhan.

“Pertumbuhan ini disumbang oleh angka kelahiran dan perpindahan penduduk yang tersebar di seluruh kecamatan. Banyak di antaranya datang untuk bekerja dan membawa keluarga,” tambah Waluyo.

ASN di IKN Masih Berstatus Pendatang Nonpermanen

Waluyo juga menjelaskan, meskipun sudah ada ribuan ASN yang pindah ke kawasan IKN, sebagian besar dari mereka belum menetap secara permanen di Kabupaten PPU.

Hingga Juli 2025, tercatat ada 1.170 pegawai Otorita IKN dan 109 pegawai Rumah Sakit Kementerian Kesehatan yang bertugas di kawasan inti IKN.

Namun, mereka tergolong pendatang nonpermanen, sehingga tidak terdaftar dalam data administrasi kependudukan daerah.

“Sebagian besar ASN hanya menetap sementara dan kemungkinan besar akan kembali ke daerah asal setelah masa tugas berakhir. Mungkin ada yang pindah domisili, tapi jumlahnya kecil,” ungkapnya.

Artinya, kehadiran ASN di IKN belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah penduduk di wilayah Kecamatan Sepaku, meski secara aktivitas ekonomi dan sosial, pergerakan di daerah tersebut mulai terasa.

Share
Related Articles
Resmi! IKN Jadi Kiblat Baru Pelayanan Publik, Gedung Megah, Sistem Digital, Integritas Tanpa Kompromi
Society IKN

Pemilu 2029 Siap Digelar di IKN, KPU Pastikan Ada Dapil Khusus untuk DPR dan DPD

IKNPOS.ID - Komisi Pemilihan Umum memastikan akan ada daerah pemilihan (dapil) khusus...

Strategi Digital IKN, Mencetak Wirausaha Mandiri Melalui Gen Matic x Shopee
Society IKN

Strategi Digital IKN: Mencetak Wirausaha Mandiri Melalui Gen Matic x Shopee

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjadi pusat inkubasi ekonomi digital...

Konser 165 Tahun HKBP di IKN, Simbol Inklusivitas dan Harmoni di Jantung Nusantara
Society IKN

Konser 165 Tahun HKBP di IKN: Simbol Inklusivitas dan Harmoni di Jantung Nusantara

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) membuktikan diri sebagai kota yang terbuka...

Society IKN

Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga, OIKN Gelar Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu

IKNPOS.ID - Upaya pemberdayaan masyarakat terus dilakukan di kawasan Ibu Kota Nusantara...