Home Bisik Disway TBC Bunuh 14 Orang Per Jam di Indonesia
Bisik Disway

TBC Bunuh 14 Orang Per Jam di Indonesia

Share
Share

3. Gaya Hidup Pendukung

Tidur cukup 7–8 jam. Olahraga ringan, manajemen stres, serta menghindari rokok dan alkohol menjadi bagian penting dalam memperkuat imun.

4. Dukungan Khusus untuk ODHA

Pemantauan CD4 dan viral load, konsultasi gizi rutin, serta pengawasan ketat terhadap infeksi lain perlu dilakukan. Tujuannya agar pengobatan berjalan efektif.

Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dokter Ina Agustina menjelaskan program quick win TBC ini ditetapkan untuk mempercepat penanggulangan tuberkulosis.

Apa Itu Quick Win TBC (H-2)

Ini adalah program yang sudah dijalankan secara intensif sejak 2023-2024. Targetnya penurunan angka TBC pada 2030.

Salah satu caranya melalui terapi pencegahan TB dan monitoring capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Fokusnya pada penemuan kasus aktif, inisiasi pengobatan segera dan pencegahan,” ujar Ina kepada disway pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Tujuan Quick Win TBC (H-4)

Adanya Quick Win TBC ini, diharapkan dapat meningkatkan cakupan deteksi dini kasus TBC hingga 90 persen dari estimasi kasus.

Bukan cuma itu. Quick Win juga dapat memastikan seluruh kasus yang ditemuka. Kemudian segera dapat pengobatan.

Diharapkan program ini bisa memperluas Terapi Pencegahan TBC (TPT) dengan target 72 persen.

“Menjamin layanan TBC sesuai standar pelayanan minimal (SPM) di seluruh fasyankes (fasilitas layanan kesehatan),” imbuhnya.

Keterlibatan pemerintah daerah, kader, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung program tersebut.

Program ini dimulai dengan deteksi dini sudah berjalan. Yaitu melalui skrining massal dan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG).

493 Ribu Kasus Terdeteksi TBC (H-2)

Data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) hingga 17 Agustus 2025 tercatat sekitar 493 ribu kasus TBC terdeteksi.

Terdapat 8 provinsi tercatat dengan TBC terbanyak. Yaitu:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • DKI Jakarta
  • Sumatera Utara
  • Banten
  • NTT
  • Sulawesi Selatan

“Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis ini menular lewat udara. Seperti batuk, bersin, percikan dahak. Faktor risiko meningkat bila ada gizi buruk, HIV, diabetes, lingkungan padat, atau ventilasi buruk,” jelas Ina memaparkan penyebab penularan TBC.

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...