Home Borneo Setiap RT di Kabupaten Penyangga IKN Akan Dapat Bantuan Rp150 Juta pada 2026
Borneo

Setiap RT di Kabupaten Penyangga IKN Akan Dapat Bantuan Rp150 Juta pada 2026

Share
Share

IKNPOS.ID – Setiap Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) akan mendapatkan bantuan senilai Rp150 juta pada 2026 mendatang. Saat ini bantuan masih bernilai Rp50 juta.

“Bantuan keuangan untuk RT ini merupakan proses reflektif yang strategis, guna memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Tahun depan akan meningkat menjadi Rp150 juta per RT,” ujar dia di Tenggarong, Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur, Sabtu.

Program bantuan keuangan Rp50 juta per RT yang dilaksanakan sejak beberapa tahun sebelumnya, kata ia, merupakan inovasi kebijakan dalam pendekatan pembangunan partisipatif.

Ia menjelaskan program ini bukan sekadar transfer dana, melainkan transformasi paradigma dari pembangunan yang top down (dari atas ke bawah) menjadi bottom up (dari bawah ke atas), yakni dari usulan masyarakat, sehingga pemerintah sebagai penyedia layanan dan menjadi fasilitator kapasitas lokal.

Saat melakukan evaluasi pembangunan bantuan keuangan Rp50 juta per RT se- Kecamatan Marangkayu dua hari lalu, ia juga mengatakan bahwa dari program ini, setiap RT diberi kepercayaan untuk merancang, melaksanakan, dan mengawasi program pembangunan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.

“Program Rp50 juta per RT telah mampu mendorong pembangunan infrastruktur mikro seperti jalan lingkungan, drainase dan penerangan jalan. Di sisi sosial dan ekonomi program ini telah mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelatihan UKM, pembuatan produk unggulan desa, pengembangan pedesaan seperti gotong royong, posyandu dan kegiatan keagamaan,” ucap dia.

Ia menjelaskan dalam RPJMD Kukar 2025–2029 telah dirancang Program RT-Ku Terbaik akan meningkat menjadi Rp150 juta per RT. Peningkatan nilai ini merupakan komitmen kebijakan yang berbasis pada prinsip pemerataan, partisipasi, dan akuntabilitas.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa setiap RT di Kabupaten Kukar bisa menjadi kuat, mandiri, dan terintegrasi dalam sistem pembangunan daerah yang dimulai dari struktur terkecil di lingkungan RT masing-masing,” kata Aulia.

Share
Related Articles
Penutupan Sementara SPPG Kalimantan Timur
Borneo

Masalah Limbah Belum Beres, BGN Hentikan Operasional 74 SPPG di Kaltim

IKNPOS.ID – Upaya menjamin standar keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis...

Strategi Pagar Betis Karhutla IKN
Borneo

Lima Daerah Penyangga Siaga Kepung Karhutla di IKN Lewat Strategi Pagar Betis

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Bahaya dan cara mengusir beruang madu
Borneo

Awas Bahaya Beruang Madu! Kenali Cara Mengusir Satwa yang Teror Warga Marah Haloq Kutim

IKNPOS.ID – Munculnya predator di lingkungan pemukiman bukan lagi sekadar isu di...

Borneo

Warga Sepaku Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Diterkam Buaya di Kawasan IKN

IKNPOS.ID - Seorang warga yang tinggal di kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara...