Home Borneo Korsel Akan Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Bangun Sektor Pertanian di Serambi IKN
Borneo

Korsel Akan Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Bangun Sektor Pertanian di Serambi IKN

Share
xr:d:DAFpst1wriU:2,j:2682291266509537934,t:23072602
Share

IKNPOS.ID – Potensi pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan akan kian berkembang dengan adanya dukungan dari Korea Selatan (Korsel).

Pemerintah Kabupaten PPU bekerja sama dengan PT Informasi Geo Sistem (IGS), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Korea Selatan sepakat membangun pertanian di serambi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kerja sama yang disepakati merupakan program bantuan hibah dari Pemerintah Korsel terhadap sektor pertanian dan pengembangan pangan di Indonesia melalui Kementerian Pertanian, sehingga memiliki peluang yang sangat baik.

“Juni 2025, sudah tanda tangan kesepakatan, tapi masih perlu dibahas hukumnya, sistem penyaluran dan peruntukan anggaran tersebut,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten PPU, Tur Wahyu Sutrisno, Rabu, 16 Juli 2025.

“PT IGS salah satu BUMN yang memperoleh dana hibah dari Korea Selatan dengan pelaksanaan kegiatan selama tiga tahun,” jelasnya.

Menurutnya, pembahasan mengenai dana hibah masih terus bergulir, sehingga belum dapat dipastikan dana hibah dari BUMN Korsel tersebut disalurkan langsung ke rekening daerah atau melalui pemerintah pusat.

Dana Hibah Akan Digunakan untuk Bangun Infrastruktur Pertanian

Dana hibah dari BUMN Korsel Rp300 miliar bakal digunakan membangun infrastruktur pertanian, program smart farming atau pertanian cerdas, peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani dan penyuluh pertanian serta pengembangan benih padi unggul.

Ia menjelaskan, proses dana hibah tersebut masih cukup panjang, karena berkaitan dengan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Korsel.

Pemerintah Kabupaten PPU diminta melengkapi berkas-berkas administrasi seperti surat pernyataan dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi setempat.

“Program penggunaan dana hibah Rp300 miliar diusulkan untuk peningkatan dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara,” lanjut Tur Wahyu.

Kabupaten PPU memiliki potensi pertanian yang besar, terutama dalam produksi padi dan pengembangan agrowisata. Lahan pertanian yang luas, sekitar 9.000 hektare, serta adanya 700 kelompok tani.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....