Home Sport Garuda Muda Tatap Piala Dunia U-17, Ketum PSSI: Netizen Jangan Bully Pemain
Sport

Garuda Muda Tatap Piala Dunia U-17, Ketum PSSI: Netizen Jangan Bully Pemain

Share
Share

IKNPOS.ID – Meski Timnas U-17 terhenti langkahnya di Piala Asia U-17 2025, namun Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap meminta para pemain untuk Kembali ke tanah air dengan kepala tegak.

Pasalnya, Tim Garuda Muda dalam beberapa bulan mendatang akan bertarung di event yang lebih berat: Piala Dunia U-17. Ajang ini akan berlangsung di Qatar, November mendatang.

Erick juga meminta pecinta bola dan netizen jangan menghukum pemain karena kalah, atau membully, bahkan memecah belah pemain serta tim pelatih.

“Jangan hukum mereka karena kalah. Mereka anak-anak muda dan jalan mereka masih panjang. Terlebih mereka mencetak prestasi bagus loh. Luar biasa! dan harus dihargai sebagai pencapaian pribadi yang tinggi,” ujar Erick beberapa Waktu lalu.

“Apalagi beberapa pemain berasal dari keluarga yang sederhana dan menjalani hidup yang pas-pasan. Ini perjuangan besar mereka sebagai pribadi dan orang tuanya agar bisa menjadi pemain nasional,” lanjutnya.

Ia juga mengaku akan memberikan perhatian lebih kepada Timnas U-17 yang akan melangkah menuju Piala Dunia U-17.

“Pencapaian mereka menandakan program yang kita jalankan, hasilnya nyata. Kita buktikan. Jika 2023 kita ke Piala Dunia U-17 karena tuan rumah, kini mengulangi lewat kualifikasi. Para pemain dan tim kepelatihan benar-benar memberikan kebanggaan sehingga PSSI akan mempersiapkan mereka lebih matang dan Lebih kuat agar bisa menjalani Piala Dunai U17 mendatang dengan prestasi yang jauh Lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dalam konteks pembinaan Timnas Yunior yang berkelanjutan ke tahap berikutnya, Erick menegaskan PSSI tidak bisa berhenti. Dengan penyelenggaraan Piala Dunia U17 setiap tahun mulai tahun 2025 ini, lalu Piala Dunia U20 setiap dua tahun, maka program pembinaan prestasi para pemain muda tidak boleh berhenti.

“Kita dihadapkan pada tantangan, bagaimana menyiapkan Timnas U17 mendatang yang sebagus Timnas U17 hari ini. Jadi pembinaan Garuda Muda harus kontinyu. Belum lagi ajang lain, seperti Olimpiade yang batasan usia harus di bawah 23 tahun dan kuota pesertanya berkurang dari 16 tim negara menjadi 12 tim. Artinya, kita harus bersiap Lebih dini, lebih panjang, dan lebih ketat,” jelas Erick.

Share
Related Articles
Inter Miami vs LAFC MLS 2026
Sport

Messi Tak Berkutik! Inter Miami Hancur 3-0 di Tangan LAFC pada Laga Pembuka MLS

IKNPOS.ID - Awal musim yang kelam harus menimpa sang juara bertahan MLS...

FC Dallas vs Toronto FC
Sport

Petar Musa Cemerlang! Borong Dua Gol, FC Dallas Jinakkan Toronto FC di Laga Pembuka

IKNPOS.ID - FC Dallas mengawali musim baru dengan torehan manis setelah sukses...

Sport

Percaya Bakat Muda, Carrick Tegaskan Pentingnya Akademi bagi Manchester United

IKNPOS.ID - Kepercayaan terhadap pemain muda kembali menjadi sorotan di Manchester United....

Sport

Arsenal Dikecam usai Hasil Imbang, Arteta Tegaskan Arsenal Masih di Jalur Juara

IKNPOS.ID - Sorotan tajam mengarah ke Arsenal setelah hasil imbang dramatis melawan...