Home Borneo Siapkan Dana Rp3,5 Miliar, Proyek Rest Area Jalan Poros Samarinda – Bontang Segera Digarap
Borneo

Siapkan Dana Rp3,5 Miliar, Proyek Rest Area Jalan Poros Samarinda – Bontang Segera Digarap

Share
Kawasan yang akan dijadikan rest area Odah Singgah Kapak Prabowo di Jalan Poros Samarinda - Bontang. Foto: @pemprov_kaltim/IG
Share

IKNPOS.ID – Rest area di Kilometer 59 Jalan Poros Samarinda Bontang, Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara dalam waktu dekat segera digarap.

Pembangunan rest area yang akan diberi nama Odah Singgah Kapak Prabu diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar.

Anggaran sebesar Rp 3,5 miliar meurpakan dukung dari sejumlah perusahaan tambang di Kalimantan Timur (Kaltim).

Adapun perusahaan tambang yang mendukung proyek pembangunan rest area itu, PT Indominco Mandiri, PT Theis dan Bayan Group. Ada juga PT Pertamina dan PKT.

Ketua Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Sektor Minerba Kaltim Muslim Gunawan mengatakan, rest area ini akan dibangun dengan konsep sehijau mungkin atau ramah lingkungan.

Rest area nantinya akan memiliki empat bangunan yang akan menjadi etalase UMKM setempat. Di lokasi itu juga akan disiapkan taman bermain bagi anak (play ground) dan camping ground.

Total biaya pembangunan rest area tersebut mencapai Rp 3,5 miliar merupakan sumbangan dari perusahaan tambang di Kaltim. Nantinya nama-nama penyumbang pembangunan rest area akan diumumkan secara terbuka.

“Total biaya untuk membangun rest area ini sekitar Rp3,5 miliar. Perusahaan yang memberikan kontribusi nanti akan kita pasang nama-namanya. Yang nyumbang hanya Rp10 juta tidak kita pasang,” ujar Muslim Gunawan dengan nada bercanda saat peninjuan lokasi, Selasa 7 Januari 2025.

UMKM di Odah Singgah Kapak Prabu ini nantinya akan diberikan pendampingan selama satu tahun hingga mereka benar-benar mandiri.

Forum PPM menyarankan agar pengelolaan rest area ini dilakukan satu pintu melalui satu pengelola.

Sedangkan untuk mewujudkan pembangunan hijaunya, konsep Odah Singgah ini akan dibangun menggunakan kayu seperti ulin dan bengkirai.

Sedangkan untuk furnitur di dalam rest area seperti meja dan kursi akan didominasi bahan kayu sungkai.

“Yang pasti konsep bangunannya lokal Dayak, Kutai dan modern,” ujar Muslim.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Akmal Malik menyarankan penanaman 500 bibit kopi di sekitar areal rest area.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....