Home Borneo Samarinda Kaltim Dikepung Banjir Parah, Pemprov-Pemkot dan BWS Ambil Langkah Ini…
Borneo

Samarinda Kaltim Dikepung Banjir Parah, Pemprov-Pemkot dan BWS Ambil Langkah Ini…

Share
Ilustrasi - Banjir mengepung Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Foto: Antara
Share

IKNPOS.ID – Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) masih terkepung banjir. Pemerintah Provinsi Kaltim mengambil langkah lebih struktur untuk menangani banjir yang mengepung Samarinda lebih dari tiga hari itu.

Pemprov Kaltim menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) membentuk tim terpadu dan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan sejumlah penanganan.

Langkah yang akan diambil di antaranya akan  membangun tanggul Sungai Karang Mumus dan relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai itu.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, pembentukan tim terpadu melibatkan Pemkot Samarinda, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

Ketiganya telah melakukan pertemuan untuk menentukan langkah-langkah tepat dalam menangani banjir.

Menurut, Andi Harun kolaborasi dan pembentukan tim terpadu telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), yang akan ditandatangani minggu depan.

“Kami bersama Pemerintah Provinsi Kaltim dan Balai Wilayah Sungai (BWS) membentuk tim terpadu untuk menangani banjir secara lebih terstruktur,” kata Andi Harun Kamis 30 Januari 2025.

Pemkot Samarinda berencana membangun tanggul Sungai Karang Mumus. Konsekuensi dari pembangunan tanggul tersebut adalah relokasi warga yang tinggal di bantaran Sungai Karang Mumus.

Relokasi warga yang tinggal di bantaran Sungai Karang Mumus akan dilakukan dengan pendekatan sosial yang matang

Andi Harun berjanji bahwa relokasi ini akan dilakukan dengan pendekatan sosial yang matang, termasuk memberikan ganti rugi.

“Ada warga yang memiliki sertifikat tanah di lokasi tersebut. Kita harus komunikasikan secara perlahan dan efektif, termasuk terkait ganti rugi. Penanganan sosial ini membutuhkan waktu dan anggaran yang tidak sedikit,” jelasnya.

Penyebab banjir lainnya yang diperhatikan pemerintah saat ini adalah pembukaan lahan yang tidak terkendali, terutama di kawasan Juanda, Loa Bakung, dan Panjaitan.

Menurut Andi Harun, tindakan tegas akan diambil terhadap pelanggaran lingkungan yang berkontribusi terhadap banjir.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....