Home Borneo Angka Kemiskinan di Kabupaten Penyangga IKN Diklaim Turun 7,28 Persen di 2024
Borneo

Angka Kemiskinan di Kabupaten Penyangga IKN Diklaim Turun 7,28 Persen di 2024

Share
Share

IKNPOS.ID – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, memaparkan berbagai capaian program pembangunan yang telah dicapai Kabupaten Kukar sepanjang tahun 2024.

Acara ini berlangsung pada malam pergantian tahun baru di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, baru-baru ini.

Dalam pemaparannya, Edi Damansyah menyoroti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kukar dalam menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencerminkan langkah nyata dalam pembangunan daerah.

Penurunan Angka Kemiskinan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kukar berhasil turun dari 7,61 persen pada tahun 2023 menjadi 7,28 persen di tahun 2024.

Penurunan ini berarti sebanyak 1.857 jiwa telah keluar dari kategori penduduk miskin, dengan jumlah penduduk miskin berkurang dari 60.857 jiwa menjadi 59.000 jiwa.

“Ini adalah hasil nyata dari sinergi program pemerintah dan partisipasi masyarakat,” ujar Edi Damansyah.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kukar juga mengalami peningkatan sebesar 0,62 poin, yang mencerminkan kemajuan signifikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS) menunjukkan peningkatan, sementara Usia Harapan Hidup (UHH) juga berada pada tren positif.

“Investasi besar yang kita lakukan di sektor pendidikan dan kesehatan telah memberikan dampak signifikan. Hal ini sejalan dengan visi Kukar Idaman untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Edi.

Pemkab Kukar mencatat pertumbuhan ekonomi yang stabil, dengan proyeksi laju pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen pada tahun 2024.

Kinerja pengelolaan keuangan daerah juga terus menunjukkan tren positif, terutama dengan meningkatnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Perbaikan ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah, memberikan ruang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik.

“Sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi pembangunan infrastruktur dan layanan publik,” jelas Edi Damansyah.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....