Home Borneo BPS: Angka Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Penyangga IKN Turun ke 0 Persen
Borneo

BPS: Angka Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Penyangga IKN Turun ke 0 Persen

Share
Desa Wisata Muara Enggelam
Foto: Instagram
Share

IKNPOS.ID – Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat prestasi signifikan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar, angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut mencapai 0 persen pada 2023.

Pencapaian ini terungkap dalam rapat evaluasi yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar baru-baru ini.

Kepala BPS Kukar, Mursinah, menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan secara keseluruhan juga mengalami penurunan. Pada 2023, angka kemiskinan di Kukar tercatat sebesar 7,61 persen, sementara pada 2024, angkanya turun menjadi 7,28 persen. Jumlah penduduk miskin turut berkurang dari 62 ribu jiwa menjadi 59 ribu jiwa.

“Capaian ini menunjukkan langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem yang telah berhasil diatasi,” ujar Mursinah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Vanesa Vilna, menekankan pentingnya evaluasi untuk menyusun pola kerja yang lebih efektif dan terintegrasi.

“Penguatan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) menjadi kunci utama. Kami melibatkan unsur non-pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mensosialisasikan program Rumah Warga Pekerja Kemiskinan (RWPK),” jelas Vanesa, dikutip dari Nomosatukaltim.

Selain itu, Pemkab Kukar akan menerapkan strategi yang merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022. Tiga langkah utama menjadi fokus, yaitu:

Pemerintah memberikan perhatian khusus pada wilayah seperti Muara Kaman dan Anggana yang diidentifikasi membutuhkan penanganan lebih intensif.

Fokus utama adalah peningkatan rumah tidak layak huni dan sanitasi yang memadai.

“Kami berharap dukungan masyarakat dan pihak terkait untuk membantu mewujudkan rumah layak huni di seluruh kecamatan,” tambah Vanesa.

Aplikasi Sistem Informasi dan Pemetaan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SIFERPAL) juga dimanfaatkan untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan program dilakukan secara akurat hingga tingkat daerah.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....