Pagar seperti ini umumnya menggunakan bahan wire mesh atau besi yang dilengkapi dengan elemen kayu atau tanaman merambat di sekitar pagar.
Pagar ini memberi kesan lebih lapang dan nggak menghalangi pandangan, cocok banget buat Anda yang punya taman atau halaman depan yang ingin dipamerkan.
Pagar jenis ini cocok banget buat rumah dengan halaman luas, karena memberikan kesan keterbukaan. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan tanaman rambat yang memberikan efek asri dan sejuk di rumah Anda.
Tipe pagar ini bukan cuma praktis, tapi juga punya daya tarik visual yang tinggi.
Pagar Beton dengan Finishing Kasar
Kalau Anda suka desain yang sedikit lebih industrial dan berani, pagar rumah minimalis berbahan beton dengan finishing kasar bisa jadi pilihan menarik.
Gaya ini memberikan tampilan yang kuat, kokoh, dan nggak mudah goyah. Dengan desain yang simple, Anda bisa mendapatkan pagar yang tahan lama dan cocok untuk berbagai tipe rumah, mulai dari rumah bergaya kontemporer sampai yang lebih modern.
Pagar beton dengan finishing kasar juga nggak butuh perawatan yang rumit. Cukup pastikan pagar selalu bersih dan bebas dari lumut atau kotoran lainnya.
Desain pagar ini bisa disesuaikan dengan tinggi yang Anda inginkan, apakah hanya sekadar pembatas atau pagar tinggi yang memberikan privasi lebih.
Pagar dengan Elemen Tanaman
Buat Anda yang pengin pagar rumah minimalis yang nggak cuma mengatur batas tapi juga memperindah tampilan rumah, coba deh desain pagar dengan elemen tanaman.
Pagar seperti ini umumnya dibuat dengan kombinasi besi atau beton yang dilengkapi dengan pot tanaman atau taman vertikal.
Tanaman merambat seperti ivy atau anggur bisa Anda pilih, memberikan kesan alami dan segar pada pagar rumah Anda.
Pagar tanaman ini cocok banget buat tipe rumah yang punya halaman sempit atau kecil. Dengan elemen tanaman, pagar rumah jadi lebih hidup dan asri.
Ditambah lagi, tanaman bisa membantu menambah kesan hijau dan sejuk, serta mengurangi polusi suara dari luar.
Tips Memilih Pagar Rumah Minimalis
Untuk desain pagar minimalis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya pagar yang Anda pilih cocok dengan rumah dan memberikan kesan yang maksimal:
- Sesuaikan dengan Gaya Rumah: Pilih desain pagar yang sesuai dengan gaya arsitektur rumah Anda. Kalau rumah Anda bergaya modern, pagar kombinasi beton dan besi bisa jadi pilihan. Kalau rumah Anda lebih klasik, pagar kayu bisa memberikan sentuhan yang lebih alami.
- Fungsionalitas: Selain penampilan, pastikan pagar yang Anda pilih juga fungsional. Pagar harus cukup kuat untuk memberikan privasi dan keamanan, tetapi tetap terlihat menarik.
- Perawatan: Pilih material yang gampang dirawat dan tahan lama, seperti besi atau beton. Jangan lupa untuk mempertimbangkan finishing yang anti air dan anti rayap agar pagar awet lebih lama.
- Anggaran: Sesuaikan desain dan bahan pagar dengan anggaran yang Anda punya. Jangan sampai pagar rumah minimalis yang Anda pilih menguras budget dan bikin keuangan rumah Anda kacau.
Kesimpulan
Pagar rumah minimalis bisa jadi elemen penting yang nggak cuma membatasi area rumah, tapi juga memberikan kesan pertama yang kuat.