Home Borneo Otorita IKN Usul Pembentukan Badan Pengelola Teluk Balikpapan Solusi Atasi Dampak Pembangunan Ibu Negara
Borneo

Otorita IKN Usul Pembentukan Badan Pengelola Teluk Balikpapan Solusi Atasi Dampak Pembangunan Ibu Negara

Share
Jelang HUT ke-79 RI di IKN, Polisi Patroli di Teluk Balikpapan --
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut menyebabkan berkurangnya ribuan hutan mangrove di Balikpapan.

Selain itu, dampak pembangunan IKN dikhawatirkan menyebabkan Teluk Balikpapan menjadi tempat pembuangan limbah proyek.

Soal dampak IKN dibahas dalam diskusi Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) mengundang organisasi lingkungan dan masyarakat adat di Hotel Four Points, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu 30 Oktober 2024.

Perwakilan Forum Peduli Teluk Balikpapan Husein yang hadir dalam diskusi itu mengatakan, pembangunan IKN telah menyebabkan berkurangnya 1.800 hektare hutan mangrove.

Sementara itu Direktur Pokja Pesisir, Mapaselle menambahkan pihaknya khawatir Teluk Balikpapan akan berubah menjadi tempat pembuangan limbah proyek IKN seperti teluk Jakarta baik dari segi ekosistem dan nasib nelayan.

Sedangkan Direktur Eksekutif Walhi Kaltim, Fathur Roziqin, menyebut, keanekaragaman hayati di Teluk Balikpapan semakin terancam dengan adanya pembangunan IKN.

“Kondisi Teluk Balikpapan saat ini sangat ironis, keanekaragaman hayatinya semakin terancam,” jelasnya.

Dia juga menyoroti adanya pengalihan tanggung jawab antara Otorita IKN dan pejabat daerah.

Memanggapi kekhawatiran berbagai pihak, perwakilan Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) Sugiyono mengatakan, kerusakan mangrove dan pembukaan lahan di beberapa titik Teluk Balikpapan berada di luar wilayah kewenanganya.

Dia juga mengusulkan, agar dibentuk Badan Pengelola Teluk Balikpapan.

Soal terancamnya keberagaman hayati dampak dari pembangunan IKN sudah pernah dibahas di awal pembangunan IKN.

Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga  mengusulkan dibentuk Badan Pengelola Teluk Balikpapan agar lokasi itu mendapat perhatian lebih untuk mendukung IKN.

Kabid Ekonomi, Infrastruktur dan SDA Bapelitbang abupaten PPU Rahmania Muchtar saat itu menyadari dalam setiap pembangunan hampir dipastikan memiliki dampak baik positif maupun negatif.

Begitu pula dengan pembangunan IKN juga dikhawatirkan terdampak pada Teluk Balikpapan, karena antara lain di lokasi ini menjadi titik utama bongkar muat material untuk pembangunan di IKN.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....