Home Borneo Jadi Gerbang Ibu Kota Nusantara, Kalsel Hidupkan Kembali Kodam X/Lambung Mangkurat pada 2025
Borneo

Jadi Gerbang Ibu Kota Nusantara, Kalsel Hidupkan Kembali Kodam X/Lambung Mangkurat pada 2025

Share
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian H.K mengatakan bakal ada Kodam X/Lambung Mangkurat di Kalsel. Foto: Dok.DPRD Kalsel.
Share

IKNPOS.ID – Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai daerah yang akan menjadi salah satu pintu masuk menuju IKN, Kalimantan Timur (Kaltim), Kalsel segera memiliki kembali Komando Daerah Militer (Kodam).

Selain Kodam, di Tanah Bumbu Kalsel juga akan ada Satuan khusus setingkat Komando Resimen Militer (Korem)

Kodam sebenarnya sudah pernah ada di Kalsel, yakni Kodam X/Lambung Mangkurat pada era 1960-an.. Namun kemudian dihilangkan pada 1980-an karena terjadi rasionalisasi sehingga wilayah Kalimantan tersisa satu Kodam Mulawarman.

Kabar mengenai rencana menghidupkan Kembali Kodam X/Lambung Mangkurat disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Supian H.K.

Dia mengatakan  provinsi berjuluk “Bumi Lambung Mangkurat” ini bakal memiliki kembali Komando Daerah Militer Daerah (Kodam) X pada tahun 2025.

“Insyaallah Kalsel punya jenderal bintang dua Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 2025,” kata Supian H.K. di Banjarmasin, Jumat, 29 November 2024.

Supian mengapresiasi dan mendukung penuh rencana Kodam X kembali berada di “Banua” tersebut.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa Kalsel akan memiliki satuan khusus setingkat komando resimen militer (korem) di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2025.

Menurut Supian, keberadaan Kodam X dan satuan khusus di Kalsel cukup strategis karena sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Jadi, wajar pula kalau kami memberikan dukungan rencana keberadaan kembali Kodam X dan satuan khusus TNI. Dalam hal ini, Pemprov Kalsel siap menyediakan lahan untuk pembangunan instalasi pertahanan keamanan,” ujarnya

Diketahui bahwa Kalsel punya Kodam X/Lambung Mangkurat periode 1960–an hingga 1980-an yang dijabat pangdam, antara lain, Brigjen TNI Mistar Tjokroekoesoemo dan Brigjen TNI Syamsudin.

Brigjen TNI Syamsudin merupakan putra daerah Kalsel atau “zuriat” asal Goha Mahiring (sekitar 158 kilometer utara Banjarmasin) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Pada tahun 1960-an hingga 1970-an di Kalimantan terdapat empat kodam, yaitu Kodam IX/Tanjung Pura di Kalimantan Barat (Kalbar), Kodam X/Lambung Mangkurat (Kalsel), Kodam XI/Tambun Bungai (Kalteng), dan Kodam Mulawarman (Kaltim).

Share
Related Articles
Borneo

Tenaga Kerja Lokal Masih Tersisih di Proyek IKN, Disnakertrans PPU Akui Serapan Minim

IKNPOS.ID - Upaya penyerapan tenaga kerja lokal di proyek strategis nasional seperti...

Borneo

TP-PKK PPU Gelar Lomba Kebaya Kartini, Angkat Semangat Pelestarian Budaya dan Peran Perempuan

Dalam rangka memperingati hari lahir R.A. Kartini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Penajam...

Intimidasi wartawan di Kantor Gubernur Kaltim
Borneo

Intimidasi Wartawati Disway di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Permohonan Maaf

IKNPOS.ID – Insiden tidak menyenangkan menimpa seorang jurnalis perempuan dari media Disway...