Home Borneo Pilkada Kian Dekat, Bawaslu Kaltim: Waspadai Kampanye Hitam di Media Sosial
Borneo

Pilkada Kian Dekat, Bawaslu Kaltim: Waspadai Kampanye Hitam di Media Sosial

Share
Share

IKNPOS.ID – Tahapan kampanye jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan periode yang rawan pelanggaran, baik administrasi, pidana, maupun kode etik. Selama tahapan kampanye pula, para pasangan calon (paslon) berusaha menawarkan gagasan dan visi misi mereka kepada masyarakat.

Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kampanye hitam yang patut diwaspadai di media sosial pada masa tahapan kampanye paslon pada Pilkada 2024.

“Tahapan kampanye ini cukup singkat, sehingga setiap paslon pasti akan mencoba melakukan berbagai kegiatan untuk mempengaruhi pemilih,” ujar Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kaltim, Daini Rahmat, di Samarinda, Kamis 3 Oktober 2024.

Daini juga mengingatkan agar para paslon menaati peraturan perundang-undangan yang juga telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) RI. Menurutnya, Bawaslu Kaltim telah menyiapkan pengawas hingga tingkat kelurahan untuk melakukan pengawasan seara maksimal, dan pihaknya juga telah melakukan penguatan kelembagaan dan menjalin berbagai kerja sama dengan stakeholder.

“Selain itu, Bawaslu Kaltim juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan di lapangan dan menjadi pengawas partisipatif,” ucap Daini.

Dijelaskan pula, salah satu tantangan terbesar dalam pengawasan kampanye adalah penggunaan media sosial. Setiap paslon diperkenankan untuk kampanye di media sosial selama masa kampanye, namun harus mendaftarkan akun-akun yang digunakan.

“Problemnya adalah ketika orang yang tidak terdaftar ikut mengkampanyekan, terutama jika kampanye tersebut bersifat hoaks atau negatif,” ujarnya.​​​​​​​

Daini menekankan bahwa kampanye hitam di media sosial dapat memecah belah masyarakat dan membutuhkan penanganan khusus. “Kami bekerja sama dengan Kominfo dan cybercrime dari kepolisian untuk menindaklanjuti hal-hal yang demikian,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa akun-akun anonim yang dibuat sebagai buzzer untuk menyerang personal paslon menjadi tantangan tersendiri.​​​​​​​ Bawaslu Kaltim berharap masyarakat dapat bekerja sama dalam melaporkan pelanggaran yang terjadi selama kampanye.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....