IKNPOS.ID – Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Fokus utama percepatan tersebut adalah pada pembangunan gedung-gedung legislatif dan yudikatif.
“Pada saat saya dipanggil oleh Bapak Presiden Prabowo, beliau menyampaikan akan mempercepat. Kalau sekarang yang sudah dibangun adalah eksekutifnya, menurut beliau, dua tahun nanti lembaga yudikatif dan legislatif harus sudah dibangun,” ujar Basuki di Jakarta, ditulis Selasa 22 Oktober 2024.
Pembangunan Gedung Legislatif dan Yudikatif
Basuki menjelaskan bahwa pembangunan gedung-gedung lembaga legislatif seperti Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Konstitusi (MK), serta gedung-gedung lembaga yudikatif lainnya akan menjadi prioritas dalam dua tahun mendatang.
Presiden Prabowo menargetkan agar gedung-gedung tersebut dapat selesai dibangun sesuai dengan rencana.
“Diharapkan gedung-gedung tersebut dapat selesai dibangun di IKN dalam jangka waktu dua tahun,” kata Basuki.
Peran Basuki di OIKN
Dalam kesempatan yang sama, Basuki juga menegaskan bahwa dirinya masih dipercaya untuk melanjutkan perannya di Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Menurutnya, keputusan ini merupakan arahan dari mantan Presiden Joko Widodo dan Menteri Sekretaris Negara sebelumnya, Pratikno.
“Saya bukan mendahului, tapi menurut Pak Menteri Sekretaris Negara (sebelumnya) Pratikno dan Pak Jokowi, saya masih diminta di OIKN. Sekarang Plt-nya sudah berhenti dan saat ini sedang diurus oleh bapak-bapak di Sekretariat Negara,” ujarnya.
Keputusan Presiden Mengenai Kepala OIKN Definitif
Basuki juga menjelaskan bahwa saat ini penunjukan Kepala OIKN definitif masih dalam proses.
Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) tengah mengurus Keputusan Presiden (Keppres) yang akan mengesahkan Kepala OIKN yang baru.
“Belum tahu, keppresnya belum ada dan sedang diurus oleh bapak-bapak Setneg baik yang lama maupun yang baru,” tambah Basuki.