Catatan Dahlan Iskan

Katolik Kristen

Share
Patung Yesus di Sibea-Bea Samosir dari dua sisi (depan dan belakang)-Berita Mujizat-
Share

Jauh mengalahkan yang paling terkenal di dunia, yang di Rio de Janeiro itu, yang saya pernah ke sana: 30 sampai 38 meter.

Daulat bukan Katolik. Ia protestan. Gerejanya GKPI –Gereja Kristen Protestan Indonesia. Tidak masalah. Sama-sama Yesus. Tapi tetap ada “warna” Kristennya di patung itu.

Lihatlah dari jauh. Dari jarak yang sampai tidak terlihat detail wajah Yesusnya. Yang tampak tinggal siluetnya. Maka patung itu akan terlihat seperti salib.

Inilah patung Katolik dengan rasa Protestan. Orang Indonesia selalu punya jalan untuk akomodatif.

Sudung sendiri Katolik. Kini Sudung berlanjut mengabdi di kampung halaman: merawat Hutan Tele. Itulah hutan yang berperan penting menjadi penyangga air danau Toba. Sudung tidak mau Hutan Tele rusak.

Setelah diresmikan oleh Sri Paus patung Yesus itu akan diresmikan lagi oleh Presiden Jokowi. Minggu depan. Langsung di lokasinya di Sibeabea.

Patung Yesus di Sibea-Bea, Samosir ketika terlihat dari jauh.–

Sebelum berbincang dengan Daulat, saya pikir lokasinya tidak terlalu jauh dari Silangit. Ternyata masih 2,5 jam. Seandainya jalan tol dari Medan sudah sampai Toba pun masih harus menyeberang ke Ambarita.

Adakah ide agar patung tertinggi di dunia itu tidak terasa terlalu jauh? Tarif masuknya memang hanya Rp 5.000/orang tapi siapa mau ke sana?

Sudah waktunya ada bandara di dekat-dekat Humbang Hasundutan. Atau jalan Silangit ke Humbang diperlebar: agar jarak itu bisa ditempuh hanya satu jam.

Toba itu indah nian alamnya, sejuk sekali suhu udaranya, sejuk sepanjang masa, tapi masih saja jauh di mata. Pun setelah ada yang tertinggi di dunia. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Helm untuk anak balita. Ketika tulang tempurung si anak masih lunak. Helm itu bisa membantu menormalkan bentuk tulang tengkorak.
Catatan Dahlan Iskan

Helm Anak

catatan dahlan iskan

Oleh: Dahlan Iskan
Catatan Dahlan Iskan

Fisika Arco

Oleh: Dahlan Iskan Saya tertegun ketika tiba di depan dinding yang memajang...

Da Yunhe
Catatan Dahlan Iskan

Da Yunhe

Oleh: Dahlan Iskan Pertama, karena saya tidak menyangka kota kecil ini melahirkan...

Jalan Makmur
Catatan Dahlan Iskan

Jalan Makmur

Oleh: Dahlan Iskan Kalau saja kemakmuran bisa menular, maka yang punya potensi...