Home Society IKN Pedagang Pasar Sepaku Bersyukur Ada IKN Dagangan Laris Melonjak Drastis
Society IKN

Pedagang Pasar Sepaku Bersyukur Ada IKN Dagangan Laris Melonjak Drastis

Share
Pedagang Pasar Sepaku mengaku bersyukur dengan adanya IKN, omset dagangannya laris manis melonjak drastis.
Pedagang Pasar Sepaku mengaku bersyukur dengan adanya IKN, omset dagangannya laris manis melonjak drastis.
Share

IKNPOS.ID- Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) memberi ragam manfaat bagi warga di sekitarnya.

Salah satu manfaat yang dirasakan yakni keuntungan bagi pedagang di sekitar Pasar Sepaku,Penajam Paser Utara (PPU).

Salah satunya para pedagang di sekitar Pasar Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara merasa bersyukur dengan hadirnya IKN.

Penghasilan harian mereka bertambah besar dibanding sebelum ada IKN.

“Sebelum ada IKN pemasukannya setiap hari Rp1-2 juta, namun sejak ada IKN bisa capai Rp10 juta. Juga jadi punya lima toko dan belasan karyawan, ” ujar Herlina.

Herlina mengatakan mobilitas dari dan ke IKN cukup padat dan dengan banyaknya pembeli, Pasar Sepaku dibuka 24 jam non stop.

Penghasilan pun kata Herlina, didapatkan dari usaha penginapan , dimana homestay milik Herlina sudah penuh ditempati dengan tarif Rp500-600 ribu per malam.

Lain lagi cerita Hamid Abdulah, seorang penjual ikan asin di Pasar Sepaku. Mengutip wawancaranya dengan RRI IKN, Rabu pekan ini, Hamid mengaku ada peningkatan ekonomi dan lonjakan pesanan sejak hadirnya IKN.

“Biasanya belanja ikan asin seminggu 100 kg sekarang menjadi 500 kg setelah ada IKN. Omsetnya juga naik dan banyak permintaaan untuk oleh-oleh dan kebutuhan katering, ” ucap Hamid.

Hamid menjelaskan keuntungan bersih penjualan ikan asin dulunya hanya Rp1 juta tapi sejak ada IKN bisa menyentuh angka Rp4 juta setiap minggunya. Jadi kalau setiap bulan mencapai 20 juta.

“Ikannya saya ambil dari Samarinda, Balikpapan dan Penajam Paser Utara ( PPU) dan Alhamdulilah paling besar dari PPU karena langsung dari nelayan. Ikan yang paling banyak disukai adalah ikan gabus laut dan tidak pernah habis stoknya, ” kata Hamid mengungkapkan.

Sementara itu Indra Ahmad Yani, pemilik Guest House Bayoseto mengaku rumah kontrakannya disewa seharga 200- 250 juta per tahun.

Yang menyewa adalah para pekerja konstruksi dan perusahaan yang bekerja di IKN.

Bahkan guest housenya sudah diboking full dari awal sampai akhir Agustus dengan kisaran harga dari 500 – 600 ribu per malam. Ini berkaitan dengan rencana perayaan HUT RI di IKN.

Share
Related Articles
Warga Lokal IKN Kini Jadi Pemain Utama Ekonomi
Society IKN

Warga Lokal IKN Kini Jadi Pemain Utama Ekonomi

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya tentang konstruksi beton...

Society IKN

Status Gereja Santo Fransiskus Xaverius di IKN Belum Resmi Basilika, Masih Tunggu Persetujuan Vatikan

IKNPOS.ID - Pemerintah menegaskan bahwa Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius di Ibu...

Society IKN

Sepaku Masuk IKN, PPU Percepat Bereskan Tapal Batas Desa dan Siapkan Pemekaran Kecamatan

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, tancap...

Gebrakan Baru! Otorita IKN Gandeng Tanoto Foundation Sulap Pendidikan Nusantara Jadi Berkelas Dunia, Kamu Wajib Tahu!
Society IKN

Gebrakan Baru! Otorita IKN Gandeng Tanoto Foundation Sulap Pendidikan Nusantara Jadi Berkelas Dunia!

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian dunia lewat langkah...