Home Borneo Dibantu ETLE, Operasi Patuh Mahakam 2024 Fokus ke 10 Pelanggaran
Borneo

Dibantu ETLE, Operasi Patuh Mahakam 2024 Fokus ke 10 Pelanggaran

Share
Operasi Patuh Mahakam 2024
Share

IKNPOS.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan melaksanakan Operasi Patuh Mahakam 2024 untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas di wilayah kerjanya.

Operasi yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2024 ini akan berlangsung selama dua minggu hingga akhir bulan Juli dengan melibatkan 74 personel.

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani mengatakan, tujuan Operasi Patuh Mahakam 2024 untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas di wilayah Balikpapan

Berdasarkan catatan pihaknya, terhitung dari Januari hingga Juni 2024 telah terjadi 41 kasus kecelakaan di Balikpapan.

“Angka ini cukup mengkhawatirkan, terutama karena 30 dari 41 kecelakaan melibatkan sepeda motor,” kat Ropiyani dikutip dari Nomorsatukaltim, Selasa 16 Juli 2024.

Ropiyani menjelaskan, bahwa sebagian besar korban kecelakaan sepeda motor adalah anak di bawah usia 17 tahun, yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Banyak dari mereka yang berkendara tanpa SIM, yang seharusnya baru bisa didapatkan pada usia 17 tahun,” ujarnya.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” sambungnya.

Ropiyani membeberkan, bahwa di Balikpapan ada 10 pelanggaran prioritas yang menjadi fokus, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, melanggar batas kecepatan, balapan liar, serta pelanggaran terhadap rambu lalu lintas. Balikpapan

“Selain itu, kami juga menindak pelanggaran seperti tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak memakai helm, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang, kelebihan muatan, dan merokok saat berkendara,” paparnya

Operasi ini juga akan mengedepankan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yang merupakan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

“Namun, kami juga akan menindak pelanggaran yang terlihat secara langsung,” ujarnya.

Ropiyani menambahkan bahwa pelanggaran yang terlihat namun tidak menyebabkan kecelakaan akan diberikan peringatan terlebih dahulu.

“Jika masih diulang, maka akan kami tilang,” tegas Ropiyani.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....