Home Pendidikan Siapkan 30 Kurikulum Muatan Lokal, Pemkot Samarinda Antisipasi Perubahan Sosial Budaya
Pendidikan

Siapkan 30 Kurikulum Muatan Lokal, Pemkot Samarinda Antisipasi Perubahan Sosial Budaya

Share
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda menyiapkan penguatan kurikulum muatan lokal untuk mengantisipasi kehadiran IKN. Foto: Disdikbud Kota Samarinda
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda menyiapkan penguatan kurikulum muatan lokal untuk mengantisipasi kehadiran IKN. Foto: Disdikbud Kota Samarinda
Share

“Budaya luar boleh hadir, namun budaya asli kita tidak boleh hilang.”

IKNPOS.ID- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) antisipasi perubahan social dan budaya ketika Ibu Kota Nusantara (IKN) hadir di Kalimantan Timur.

Pemerintah Kota Samarinda melalui Disdikbud antisipasi dampak perubahan social budaya itu dengan menyiapkan penguatan muatan lokal menghadapi kehadiran ibu kota baru, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda, Barlin Hady Kesuma menjelaskan, penguatan lokal yang dimaksud yakni 30 macam kurikulum jenjang TK,SD dan SMP.

“Dinas pendidikan memiliki dasar perwali terkait muatan lokal. Muatan lokal itu terdiri dari 30 macam kurikulum di jenjang TK, SD dan SMP untuk mempersiapkan diri memajukan kebudayaan,” terangnya.

Beberapa hal yang menjadi fokus utama seperti memperkenalkan bahasa daerah khususnya bahasa kutai, kuliner tradisional dan permainan tradisional.

Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan budaya leluhur.

“Kita tidak ingin budaya-budaya luar justru mendominasi, seperti daerah lain,” kata Barlin sebagaimana wawancara dengan Pro 3 RRI IKN, dikutip Rabu 12 Juni 2024.

“Budaya luar boleh hadir, namun budaya asli kita tidak boleh hilang. Ada 24 buku yang kami terbitkan sebagai pegangan guru dan siswa yang bisa dipergunakan dalam pembelajaran,” sambungnya.

Adapula kegiatan yang diperuntukkan untuk masyarakat luas dengan memberikan wadah pertunjukan budaya, tari tradisional, permainan tradisional, seni bertutur dan lain sebagainya.

“Inilah salah satu cara yang kami lakukan dalam menyambut adanya IKN. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini, generasi muda kita bisa lebih mencintai tradisi dan budaya lokal dan siap menyambut adanya IKN,” tutupnya.

Share
Related Articles
SMA Taruna Nusantara di IKN
Pendidikan

Cetak Pemimpin Masa Depan, Presiden Prabowo Bangun Kampus SMA Taruna Nusantara di IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah terus memperkuat fondasi pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Mahasiswa di Provinsi Kaltim gratis UKT pada 2026.
Pendidikan

Yes! Program Gratispol Diperluas, Seluruh Mahasiswa Kaltim Dapat Bantuan UKT

IKNPOS.ID - Jangkauan penerima manfaat program gratis pembiayaan uang kuliah melalui Program...

Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang
Pendidikan

Cetak Kader Bangsa Unggul, Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

IKNPOS.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus...

Pendidikan

Pemkab Penajam Lengkapi Persyaratan Pembangunan Sekolah Rakyat di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Sekolah Rakyat menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo...