Home Borneo Pengunjung IKN Jangan Kaget, Harga Makanan di Balikpapan Lebih Mahal Dibanding Jakarta, Ini Penyebabnya
Borneo

Pengunjung IKN Jangan Kaget, Harga Makanan di Balikpapan Lebih Mahal Dibanding Jakarta, Ini Penyebabnya

Share
Lokasi jajanan di Balikpapan/Balikpapan update
Share

IKNPOS.ID – Ketua DPP APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo meminta, dengan adanya perayaan HUT RI Ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota-kota penyanggah seperti Balikpapan dan Samarinda untuk berbenah terkait infrastruktur an pelayanan.

Hal itu mengingat, Balikpapan akan mengalami peningkatan jumlah pendatang, meskipun teknis penyelenggaraan upacara HUT RI ke 79 nanti berubah, tidak sepenuhnya di IKN.

“Nanti ditambah lagi dengan pendatang upacara yang sekian ribu peserta, paling tidak persiapannya 10 hari atau 2 minggu sebelum acara sudah banyak yang menginap di Balikpapan dan Samarinda,” kata Slamet.

Sedangkan untuk UMKM kuliner, Slamet menyoroti bahwa harga makanan di Balikpapan lebih tinggi dibandingkan di Jawa karena biaya logistik yang tinggi.

“Harga bahan pokok didatangkan dari luar Balikpapan, itulah yang memicu harga makanan lebih tinggi,” ujarnya.

Selain itu, kata Slamet, UMKM yang berada di Balikpapan dan Samarinda juga perlu pembenahan dan pembinaan, terutama dalam penempatan dan waktu berdagang

“UMKM kuliner sangat diperlukan untuk menampung pendatang yang tidak bisa semuanya makan di restoran besar atau hotel,” pungkasnya.

Disisi lain, Perayaan HUT RI yang dicanangkan akan digelar di Ibukota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus mendatang ternyata sudah memberikan dampak signifikan pada sejumlah hotel di Balikpapan.

Termasuk, 3 hotel di area Balikpapan SuperBlock (BSB) seperti Grand Jatra Hotel, Astara Hotel, dan Pentacity Hotel.

Cluster Public Relation Manager Jatra Hotels and Resorts, Novita Fatimey mengatakan, 3 hotel tersebut telah full booked saat perayaan HUT RI pada 17 Agustus nanti.

Bahkan, terdapat pula pemesanan kamar sebelum dan sesudah perayaan hari jadi negara Indonesia tersebut.

“Range waktunya di hari sebelum dan sesudahnya, 100 persen sudah full. Karena ada grup dari pemerintahan yang menginap di hotel-hotel kami,” kata Novita.

Sehingga, kata dia, hal ini memberikan motivasi tersendiri untuk pihak hotel menambah kamar untuk pendatang.

Bahkan, beberapa waktu lalu, terdapat penambahan sekitar 16 kamar di Pentacity Hotel Balikpapan.

Share
Related Articles
Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....

Pengukuhan DPW MATRA Kaltim di Jantung IKN
Borneo

Harmoni Budaya di Ibukota Baru: Prosesi Khidmat Pelantikan DPW MATRA Kalimantan Timur

IKNPOS.ID - Kawasan Ibukota Nusantara (IKN) kembali menjadi saksi sejarah, namun kali...

Kaltim mengejar pertumbuhan ekonomi
Borneo

Viral Anggaran Rp450 Juta untuk Laundry, Pemprov Kaltim Buka Suara

IKNPOS.ID - Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan kabar anggaran Rp450 juta...