Home News Apa Kabar Investasi di IKN?
News

Apa Kabar Investasi di IKN?

Share
IKN Dilengkapi 9 RDTR untuk memudahkan investasi--
Share

IKNPOS.ID – Selain APBN, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga mengandalkan investasi. Bisa dari dalam maupun luar negeri. Namun, hingga kini investasi yang masuk belum sesuai target.

Lambatnya investasi yang masuk ke IKN ini diduga terjadi karena sejumlah faktor. Terbaru adalah mundurnya kepala dan wakil Kepala Otorita IKN.

Namun, hal itu dibantah oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.Dia memastikan investasi di IKN tidak berkurang, meski kepala dan wakil kepala Otorita IKN telah mengundurkan diri.

Justru, kata Bahlil, saat ini banyak pengusaha yang datang untuk melihat progres pembangunan proyek strategis nasional di Kalimantan Timur tersebut.

Menurut dia, isu terkait berkurangnya nilai investasi di IKN setelah mundurnya Kepala dan Wakil Kepala OIKN merupakan hal yang tak benar.

Hal itu, lanjutnya, dapat dibuktikan melalui progres pembangunan IKN yang tetap berjalan hingga saat ini. Seperti halnya pembangunan hotel yang sudah sebagian rampung. Selain itu, rumah sakit di IKN yang progresnya mencapai 70 persen.

“Proses pembangunan infrastruktur belum 100 persen itu benar. Tetapi animo orang mau masuk untuk melakukan investasi tidak ada yang berkurang,” tegas Bahlil pada Jumat, 7 Juni 2024.

Hingga saat ini, total investasi yang masuk di IKN mencapai Rp 49,6 triliun. Hal ini diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa beberapa waktu lalu.

Investasi itu telah dibuktikan melalui 6 grounbreaking sebagai tanda dimulainya proses pembangunan berbagai fasilitas di IKN yang didanai non-APBN.

Perayaan HUT ke -79 RI di IKN merupakan momen kuat menarik minat investasi, sekaligus pembuktian progres proyek strategis tersebut.

Beberapa waktu lalu, Otorita IKN bekerjasama dengan Indonesia Investment Authority (INA) untuk menggenjot realisasi investasi. Kolaborasi bersama INA diharapkan bisa bantu mencapai target investasi di ibu kota baru senilai Rp 100 triliun pada akhir 2024 ini.

Kasus mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe dari jabatan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) diprediksi oleh DPR dapat menurunkan kepercayaan investor.

Share
Related Articles
News

Status Masjid IKN Jadi Masjid Negara, Tunggu Keppres

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan status Masjid IKN yang berada...

News

Prabowo Dijadwalkan Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan AS pada 19 Februari

Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto direncanakan menandatangani kesepakatan tarif...

bendera One Piece
News

Mensesneg Bantah Penolakan Kepala Desa soal Alokasi Dana Desa untuk Kopdes

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada penolakan dari kepala desa...

IRAN TAK GENTAR! Ancaman Trump Dibalas Ultimatum Mematikan
News

Situasi Memanas, Amerika Siap Serang Iran Sabtu Ini

IKNPOS.ID - Situasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali berada di titik...