Home News PT Kilang Pertamina Internasional Jalankan Program TJSL untuk Warga Sekitar IKN
News

PT Kilang Pertamina Internasional Jalankan Program TJSL untuk Warga Sekitar IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balikpapan menjalankan berbagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pemberdayaan warga di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).

Program TJSL itu digagas PT KPI agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan IKN. Seperti diketahui, pembangunan IKN tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur, tapi juga pemberdayaan masyarakat.

Program TJSL menyasar aspek kesehatan, pemenuhan kebutuhan gizi dan pangan, penguatan wawasan dan kebiasaan hidup sehat, penguatan UMKM hingga peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Salah satu program yang dilaksanakan Kilang Balikpapan adalah Program Warga Siaga Sehat (Wasiat) Dewi Shinta, di Posyandu Dewi Shinta, Desa Girimukti, Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pelaksanaan TJSL melalui Program Wasiat Dewi Shinta terus berjalan hingga 2024,” kata Dodi Yapsenang, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan dalam keterangan di Jakarta, Selasa 10 September 2024.

Program ini selain untuk mencegah stunting juga mendukung capaian Sustainability Development Goals (SDGs) poin 3 yaitu Good Health and Well Being.

“Selain memberikan edukasi dan pendampingan bagi orang tua dan anak, kegiatan juga memberikan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pengelolaan budi daya hidroponik, lele, serta bank sampah di kalangan kader, sehingga dapat menunjang operasional kegiatan, bahkan hingga melebihi target yang telah ditentukan,” kata Dodi.

Sementara untuk penerima manfaat langsung berjumlah 192 orang yang terdiri atas anggota kelompok, posyandu-posyandu Desa Girimukti, pemerintah desa, Dinas Kesehatan, warga lansia, ibu, bayi dan balita.

Program ini berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat, dimana jumlah pendapatan dari bank sampah mencapai sekitar Rp1,64 juta. Hasil tanaman hidroponik dan toga yang terjual sebanyak 1.545 bungkus dengan senilai Rp13,45 juta, produksi abon ikan dan abon ayam sebanyak 855 bungkus dengan nilai Rp 11,41 juta, dan panen lele sebesar Rp1,180 juta.

Share
Related Articles
News

BRIN dan BMKG Prediksi Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret!

Kabar gembira bagi Anda yang sudah mulai merencanakan mudik dan silaturahmi! Berdasarkan...

Pendaftaran Pedagang Pasar KIPP Nusantara Resmi Dibuka
News

Pendaftaran Pedagang Pasar KIPP Nusantara Resmi Dibuka

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi membuka pendaftaran calon...

Anggaran MBG Tetap Rp10 Ribu per Porsi
News

Harga Minyak Dunia Naik, Program MBG Rp1,2 Triliun per Hari Terancam Efisiensi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirancang pemerintah dengan anggaran sekitar Rp1,2...

Anggaran K/L APBN 2026
News

Menkeu Purbaya Sinyalkan Efisiensi Program MBG, Kepala BGN Serahkan Keputusan ke Presiden

Rencana besar pemerintah untuk menggelontorkan anggaran sekitar Rp1,2 triliun per hari bagi...