IKNPOS.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Web Marketing Indonesia (Rumah123) memperkuat kolaborasi strategis untuk menghadirkan akses hunian yang lebih mudah dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak menghubungkan layanan pencarian properti dan akses pembiayaan dalam satu ekosistem digital, sehingga masyarakat dapat menjalani proses kepemilikan rumah dengan lebih praktis dan terarah.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, pengguna Rumah123 dapat mengakses fitur cek kesiapan KPR BTN dan memperoleh pendampingan dalam proses pengajuan pembiayaan yang terintegrasi. Di sisi lain, lebih dari 4,8 juta listing aktif Rumah123 juga dapat diakses melalui Bale by BTN, termasuk eksplorasi aset lelang dan berbagai pilihan hunian lainnya dalam satu pengalaman digital yang terhubung.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menekankan, bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial dalam memperkuat Bale by BTN. Integrasi listing properti dari Rumah123 ke dalam Bale by BTN akan memberikan akses yang jauh lebih mudah bagi nasabah untuk mencari properti, mengecek kesiapan KPR, hingga mendapatkan layanan pembiayaan secara end-to-end dalam satu platform digital.
Nixon mengungkapkan bahwa pergeseran perilaku masyarakat saat ini menjadi alasan utama transformasi digital tersebut. Proses pembelian rumah kini tidak lagi dimulai dari marketing gallery, melainkan berawal dari layar smartphone.
“Data menunjukkan bahwa 63,5% pencarian hunian berasal dari kelompok Gen Z dan Milenial usia 18–44 tahun. Mereka kini menjadi motor utama permintaan properti di Indonesia, dengan total populasi mencapai 140,3 juta jiwa atau hampir 49,3% dari total penduduk Indonesia,” ujar Nixon dalam acara signing ceremony kerja sama BTN dengan Rumah123 di Menara 2 BTN, Rabu (17/6).
Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi besar BTN Beyond Mortgage. Tidak hanya berperan sebagai penyedia produk KPR, tetapi juga hadir dalam setiap tahapan perjalanan nasabah. Mulai dari tahap pencarian rumah, pengecekan kemampuan finansial, pengajuan pembiayaan, hingga pengelolaan hunian impian.