IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat upaya penurunan angka stunting di kawasan ibu kota baru yang mencakup wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menyatakan bahwa pihaknya menjalankan program komprehensif yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari keluarga berisiko hingga kalangan pelajar.
“Pendekatan yang kami lakukan bersifat menyeluruh, mulai dari edukasi hingga intervensi langsung di lapangan,” ujarnya di Sepaku dilansir Antara, Senin, 4 Mei 2026.
Program tersebut mencakup penyuluhan kesehatan, pemberian makanan tinggi protein bagi keluarga berisiko stunting dan ibu hamil, serta pendampingan langsung ke rumah tangga. Selain itu, Otorita IKN juga memberikan tablet zat besi (Fe) kepada calon pengantin dan remaja guna mencegah anemia.
Tak hanya itu, edukasi kesehatan reproduksi juga digencarkan di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA. Sekitar 600 pelajar di wilayah delineasi IKN menjadi sasaran program ini, dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman sejak dini terkait pencegahan stunting.
Menurut Suwito, edukasi tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas di masa depan. Pelajar diharapkan tidak hanya memahami isu kesehatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Wakil Kepala SMP Negeri 2 Penajam Paser Utara, Sahram, menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa dalam memahami pentingnya kesehatan sejak usia dini.
Sementara itu, salah seorang peserta, Nur Ayatul Husna, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Kami jadi lebih paham tentang stunting dan bagaimana cara mencegahnya,” katanya.
Melalui berbagai intervensi tersebut, Otorita IKN berharap penurunan stunting dapat berjalan lebih cepat sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat di kawasan ibu kota baru.