IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) terus melakukan penataan terhadap Pelabuhan Benuo Taka yang berada di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam. Pelabuhan ini dirancang sebagai pelabuhan pengumpan guna mendukung aktivitas di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah setempat, Hadi Saputro menyampaikan, pengembangan ke depan mencakup rencana pembukaan rute kapal feri untuk menunjang mobilitas barang dan penumpang.
“Tahap perencanaan ke depan juga direncanakan dibuka jalur kapal feri,” ujar Hadi ketika ditanya menyangkut pengembangan pelabuhan itu di Penajam dilansir dari Antara, Rabu, 22 April 2026.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan dengan luas daratan sekitar 40 hektare serta garis pantai sepanjang kurang lebih 800 meter, meningkat dari sebelumnya sekitar 400 meter.
Namun demikian, kondisi perairan di sekitar pelabuhan menjadi pertimbangan penting. Kedalaman laut yang berkisar antara 7 hingga 14 meter dinilai belum memadai untuk melayani kapal peti kemas berukuran besar.
“Kedalaman laut di sekitar Pelabuhan Benuo Taka hanya 7-14 meter, tidak memungkinkan dijadikan pelabuhan peti kemas,” jelasnya.
Dengan karakteristik tersebut, jenis kapal yang dapat beroperasi di pelabuhan ini lebih terbatas pada kapal feri serta tongkang atau ponton.
“Garis pantai yang sudah dibebaskan untuk pengembangan dermaga Pelabuhan Benuo Taka sekitar 800 meter, yang awalnya hanya 400 meter,” tambahnya.
Ke depan, pelabuhan ini diharapkan mampu melayani berbagai aktivitas, mulai dari distribusi logistik, pengiriman material, hingga layanan penumpang. Perannya akan difokuskan sebagai pelabuhan pengumpan yang mendukung wilayah Penajam Paser Utara, kawasan IKN, serta Kutai Barat.
Sejak mulai beroperasi pada 2017, Pelabuhan Benuo Taka sebelumnya hanya melayani kegiatan bongkar muat batu bara dan crude palm oil (CPO). Dengan pengembangan yang dilakukan, pelabuhan ini diproyeksikan memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk melayani angkutan feri untuk penumpang dan distribusi barang di masa mendatang.