IKNPOS.ID – Kota Taman bersiap menyambut fase baru pembangunan yang lebih agresif.
Wali Kota Bontang secara resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah kota tengah menyiapkan persiapan untuk meluncurkan strategi program “Gelombang Lanjutan” yang dijadwalkan mulai bergulir pada Juni mendatang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, memastikan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bontang belum selesai dan akan berlanjut dalam waktu dekat.
Hal ini disampaikan sebagai bagian dari penataan birokrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, terutama karena banyak pejabat yang akan memasuki masa pensiun.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan mutasi kembali,” ujarnya.
Neni menjelaskan, mutasi lanjutan diproyeksikan berlangsung mulai Juni 2026 hingga tahun depan. Langkah ini diambil menyusul banyaknya pejabat yang akan purna tugas, mulai dari level kepala bidang hingga pimpinan perangkat daerah.
“Jadi harus dipersiapkan penggantinya,” jelasnya.
Selain untuk mengisi kekosongan jabatan, rotasi ini juga menjadi upaya memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang telah lama mengabdi namun belum mendapatkan promosi.
Momentum ini dirancang sebagai percepatan pencapaian semester pertama, dengan fokus utama pada pembekalan layanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penyelesaian proyek infrastruktur vital yang menjadi dambaan warga.
Rencana besar yang akan dimulai pada bulan Juni ini bukan sekedar rutinitas kinerja, melainkan sebuah penghentian untuk memastikan Bontang tetap kompetitif di tengah dinamika pembangunan nasional.
Pemerintah kota berkomitmen untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat agar gelombang perubahan ini dapat dirasakan manfaatnya secara merata, mulai dari peningkatan kualitas lingkungan permukiman hingga digitalisasi sektor UMKM lokal agar lebih tangguh menghadapi tantangan global.
Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan gelombang lanjutan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan partisipasi aktif seluruh warga Bontang.