IKNPOS.ID – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tanah Bumbu kini tengah menikmati masa keemasan.
Kemajuan signifikan yang ditunjukkan oleh para pelaku usaha lokal ini mendapat apresiasi luar biasa dari pihak legislatif.
Dalam peninjauan terbaru, jajaran dewan menyoroti adanya lompatan kualitas produk, mulai dari standarisasi kemasan hingga kemampuan pemasaran digital yang membuat produk asli Bumi Bersujud kini mampu bersaing di kancah nasional.
Apresiasi ini bukan tanpa alasan lantaran pertumbuhan UMKM di Tanah Bumbu dinilai menjadi tulang punggung yang paling tangguh dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Legislatif mencatat bahwa diversifikasi produk yang dilakukan pengrajin dan produsen makanan lokal telah berhasil menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Oleh karena itu, pihak dewan berkomitmen untuk terus mendorong regulasi yang memudahkan perizinan serta memperluas akses permodalan bagi para pelaku usaha.
Pihak legislatif meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi kerakyatan adalah kunci utama untuk mewujudkan kemandirian daerah yang berkelanjutan.
“Kami sangat bangga melihat transformasi UMKM di Tanah Bumbu. Mereka tidak lagi hanya berjualan secara konvensional, tapi sudah mulai melek teknologi dan menjaga kualitas mutu. Ini adalah aset daerah yang harus kita jaga dan beri karpet merah. Legislatif akan memastikan dukungan anggaran untuk pelatihan dan promosi produk unggulan kita tetap menjadi prioritas, agar UMKM Tanah Bumbu benar-benar menjadi raja di rumah sendiri dan berjaya di luar daerah,” tegas perwakilan anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu.
Guna menjaga momentum positif ini, pemerintah daerah bersama legislatif berencana memperbanyak pusat-pusat inkubasi bisnis dan pameran bertaraf besar. Fokus ke depan adalah digitalisasi UMKM secara menyeluruh, sehingga produk seperti kerajinan khas dan kuliner lokal dapat diakses oleh konsumen secara global melalui platform e-commerce.
Dengan sinergi yang kuat antara pembuat kebijakan dan pelaku usaha, Tanah Bumbu optimis dapat mencetak ribuan wirausahawan baru yang tangguh di sepanjang tahun 2026.