Home News Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX, Berlanjut Esok Hari
News

Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX, Berlanjut Esok Hari

evakuasi korban helikopter

Share
Evakuasi korban Helikopter PK CFX
Evakuasi korban Helikopter PK CFX
Share

IKNPOS.ID – Tim pencarian gabungan memutuskan menunda proses evakuasi korban helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX hingga Jumat (17/4) besok, karena kondisi medan dan keterbatasan jarak pandang di lokasi jatuhnya helikopter di Sekadau.

“Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter. Namun karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini,” kata Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto di Nanga Taman, Jumat malam.

Dia mengatakan tim gabungan yang terdiri atas TNI, Basarnas, BPBD, Lantas Hutan (LTH), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sekadau, pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat telah berhasil mencapai titik lokasi kejadian (TKP).

Sugiyanto menjelaskan, tim saat ini bermalam atau bivak di sekitar 50 meter dari titik lokasi jatuhnya helikopter di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan pada pagi hari.

“Kami bivak terlebih dahulu di atas bukit. Besok pagi evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang saat ini sudah mulai dikirim ke lokasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak I Made Junetra memastikan tim gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian dan evakuasi setelah adanya indikasi temuan serpihan helikopter dari hasil pemantauan udara.

“Tim di lapangan terus berupaya mendekati titik koordinat meski kondisi medan cukup menantang”

“Setelah briefing, kami menerima informasi awal adanya serpihan di titik koordinat yang telah diidentifikasi. Namun ini masih berdasarkan pengamatan dari udara,” kata Junetra.

Ia menyebutkan, pencarian udara telah dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali untuk memastikan lokasi, namun operasi sangat bergantung pada kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan.

Tim darat yang dipimpin on-scene commander (OSC) dari Sintang juga telah bergerak mendekati lokasi meski menghadapi medan berat dengan kemiringan tebing curam dan vegetasi rapat.

Basarnas juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian untuk kesiapan tim Disaster Victim Identification (DVI), serta menyiapkan dukungan rumah sakit dan ambulans sebagai langkah antisipasi.

Share
Related Articles
News

Tolak Perkum untuk Jegal Gus Yusuf, Ini 7 Poin Sikap Aspirasi Muda Nahdliyin

JAKARTA- Aspirasi Muda Nahdliyin menyatakan sikap menolak penggunaan Peraturan Perkumpulan (Perkum) sebagai...

air limbah
News

Miris! Akses Air Limbah dan Sanitasi Indonesia Terendah di ASEAN

IKNPOS.ID - Kualitas akses layanan air minum dan pengelolaan air limbah yang...

buruh tambang kaltim
News

Imbas Ketidakpastian Perpanjangan IUP: 15 Ribu Buruh Tambang di Kaltim Terancam Jadi Pengangguran

IKNPOS.ID – Ketidakpastian perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) mulai berdampak luas terhadap...