Home Lifestyle Peluang Cuan Melimpah! Bulog Kotim Buka Lowongan Mitra Minyakita, Pedagang Kecil Siap jadi Bos!
LifestyleNews

Peluang Cuan Melimpah! Bulog Kotim Buka Lowongan Mitra Minyakita, Pedagang Kecil Siap jadi Bos!

Mitra Minyakita Bulog Kotim

Share
Kantor Cabang Bulog Kotim resmi mengundang pedagang pasar untuk bergabung jadi mitra strategis penyaluran Minyakita
Kantor Cabang Bulog Kotim resmi mengundang pedagang pasar untuk bergabung jadi mitra strategis penyaluran Minyakita
Share

IKNPOS.ID – Upaya menjaga stabilitas harga pangan di Kotawaringin Timur (Kotim) terus diperkuat dengan langkah kolaboratif.

Kantor Cabang Bulog Kotim secara resmi mengundang para pedagang pasar serta elemen masyarakat untuk bergabung menjadi mitra strategis dalam penyaluran Minyakita.

Program ini tidak dirancang hanya untuk menekan inflasi, tetapi juga memberikan peluang bisnis riil bagi pelaku usaha mikro untuk mendapatkan pasokan minyak goreng berkualitas dengan harga resmi pemerintah.

“Saya menghimbau kalau ada pedagang eceran di pasar yang kesulitan mendapatkan Minyakita, silakan datang ke kantor Bulog untuk mendaftar jadi mitranya Bulog. Tidak ada pungutan biaya, hanya perlu melengkapi persyaratan saja,” kata Kepala Perum Bulog Cabang Kotim Muhammad Azwar Fuad di Sampit, Jumat.

Ajakan ini ia sampaikan menyusul kenaikan harga Minyakita di pasaran. Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng subsidi tersebut ditetapkan oleh pemerintah di angka Rp15.700 per liter, namun di lapangan tak sedikit yang menjual di atas HET. Mulai dari Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.

Melalui program kemitraan ini, Bulog ingin memastikan bahwa rantai distribusi Minyakita semakin pendek dan langsung menyentuh konsumen akhir.

Sehubungan dengan itu, ada beberapa hal yang ingin ia luruskan. Pertama, mengenai Bulog sebagai perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Perdagangan (Perdagangan) untuk menyerap sekitar 30 persen produksi Minyakita.

Fuad menjelaskan, bahwa penyaluran minyak goreng subsidi ini tidak hanya dilakukan oleh Bulog saja, tapi ada ID Food yang juga merupakan perusahaan di bawah BUMN.

“Artinya, dari 30 persen jatah produksi Minyakita itu dibagi dua untuk Bulog dan ID Food, lalu sisanya 70 persen masih swasta yang menyalurkan. Jadi bukan hanya Bulog yang menyalurkan,” ujarnya.

Dengan menjadi mitra, seperti melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) atau Toko Pangan Kita (TPK), masyarakat bisa mendapatkan akses stok yang terjamin tanpa harus khawatir akan permainan harga di tingkat spekulan.

Share