IKNPOS.ID – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor meluncurkan kegiatan sosialisasi penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026. Acara tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Penajam pada Senin, 6 April 2026, dan difokuskan pada upaya memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan aparatur wilayah.
Dalam sambutannya, Mudyat Noor menekankan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Ia juga menyoroti peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban masyarakat. Berdasarkan data, jumlah penerima bantuan pangan di PPU meningkat dari 9.030 jiwa pada tahun lalu menjadi 16.941 penerima pada tahun 2026, atau naik sekitar 87 persen,” ujar Mudyat Noor.
Untuk alokasi dua bulan, total bantuan yang disiapkan mencapai 338.820 kilogram beras dan 67.764 liter minyak goreng. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan memperoleh 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng untuk periode Februari dan Maret. Bupati juga mengingatkan pentingnya pengawasan berjenjang, mulai dari desa hingga kecamatan, agar proses distribusi berjalan tertib dan lancar.
Di sisi lain, Pimpinan Bulog Cabang Paser, Muhammad Muchlis, menyampaikan bahwa beras yang didistribusikan merupakan hasil produksi unggulan dari daerah setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap petani lokal di Kabupaten PPU.
“Beras yang digunakan ini adalah kebanggaan tersendiri karena murni 100 persen beras lokal dari Penajam Paser Utara. Kami juga menginformasikan bahwa sesuai aturan terbaru, setiap pengambilan bantuan kini wajib menyertakan Kartu Keluarga (KK) sebagai dasar validasi,” jelas Muchlis.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Jasa Prima Logistik (JPL) sebagai pihak transporter, para staf ahli, kepala dinas terkait, serta seluruh camat, lurah, dan kepala desa di wilayah PPU. Acara ditutup dengan pembukaan sosialisasi secara simbolis oleh Bupati, yang berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.